Pemantauan Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional Leuwiliang, Stabil Menjelang Pilkada

0

NARASITODAY.COM – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), harga bahan pokok di Pasar Tradisional Leuwiliang terpantau masih stabil.

Kepala Pasar Unit Leuwiliang Mulyadi menyatakan, bahwa harga bahan pokok belum menunjukkan perubahan signifikan, meski beberapa komoditas mengalami sedikit kenaikan.

“Menurut pemantauan kami, harga relatif stabil. Menjelang pilkada pun, harga bahan pokok masih bisa dikatakan normal,” ujar Mulyadi saat diwawancarai Narasitoday.com, pada Selasa, 1 Oktober 2024.

Ia menambahkan bahwa kenaikan harga cabai dan bawang merah yang terjadi saat ini lebih disebabkan oleh faktor cuaca yang memengaruhi distribusi logistik, bukan karena adanya pengaruh pilkada.

Baca Juga :  MBG di Ujung Palu MK: Antara Anggaran Pendidikan dan Masa Depan Anak Bangsa

“Yang biasanya harga cabai di kisaran Rp35 ribu, sekarang naik menjadi Rp40 ribu per kilogram. Setiap minggu kadang ada perubahan, tapi tidak terlalu signifikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mulyadi juga menegaskan bahwa harga komoditas penting lainnya, seperti beras dan minyak goreng, masih dalam kondisi normal tanpa adanya kenaikan yang berarti.

“Saya pikir, pilkada tidak berpengaruh terhadap harga bahan pokok yang lain,” katanya.

Mulyadi pun mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga situasi yang kondusif menjelang Pilkada, dan tetap menggunakan hak pilih pada waktunya.

Baca Juga :  Pentingnya Pendidikan: Lebih dari Sekadar Gelar

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjadikan pasar tradisional sebagai pilihan berbelanja.

Sementara itu, Ahmad, salah seorang pedagang di Pasar Leuwiliang, membenarkan adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas, meski tak terlalu drastis.

“Paling bawang merah yang naik lagi, dari yang biasanya Rp20 ribu, sekarang menjadi Rp28 ribu untuk ukuran besar, sementara bawang merah kecil di kisaran Rp25 ribu,” katanya.

Namun, harga cabai menurut Ahmad masih berada di angka normal.

Baca Juga :  Rudy Susmanto - Jaro Ade Janjikan Penguatan Sektor Wisata dan UMKM di Bogor

“Untuk cabai masih harga biasa, Rp25 ribu per kilogram, belum ada kenaikan,” katanya.

Kata dia, meski beberapa harga komoditas mengalami kenaikan, jumlah pengunjung pasar disebut masih normal dan aktivitas jual beli tetap berjalan lancar.

Dengan situasi yang tetap terkendali, pasar tradisional Leuwiliang diharapkan terus menjadi tumpuan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di tengah momen politik yang sedang berlangsung.

“Semoga harga stabil lagi, agar sama-sama enak, baik penjual maupun pembeli,” pungkasnya.***