Kopi Jadi Favorit Milenial dan Gen Z, Ternyata Ini Dampak Positifnya

0
Ilustrasi gen z minum kopi. Foto: dok Pinterest

NARASITODAY.COM, JAKARTA Kopi kini bukan sekadar minuman harian untuk mengusir kantuk atau menambah energi. Minuman ini telah menjadi bagian dari gaya hidup dan sarana ekspresi diri, terutama di kalangan generasi milenial hingga generasi Z. Popularitas kopi pun merambah berbagai lapisan usia dan latar belakang.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi secara rutin dapat memberikan manfaat kesehatan. Selain membantu meningkatkan stamina, kopi juga dikaitkan dengan penurunan risiko berbagai penyakit kronis.

Baca Juga :  5 Aktivitas Pagi yang Terbukti Baik untuk Memori dan Kesehatan Otak

Ahli diet dari Orlando Health, Sara Riehm, menyebutkan bahwa kopi mengandung beragam nutrisi penting. “Kopi merupakan sumber vitamin B2 (riboflavin), magnesium, serta polifenol,” ujarnya.

Polifenol sendiri adalah senyawa aktif alami dari tumbuhan yang dikenal memiliki efek positif bagi kesehatan tubuh. Di dalam kopi, terdapat kandungan asam klorogenik, asam kuinik, serta senyawa diterpena seperti kafestol dan kahweol yang berperan sebagai antioksidan dan memiliki potensi antikanker.

Baca Juga :  4 Manfaat Kombucha untuk Kesehatan dan Kecantikan Kulit

Tak hanya itu, beberapa studi juga mengungkap bahwa kebiasaan minum kopi dapat membantu menurunkan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular, serangan jantung, hingga diabetes.

Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi kopi tetap perlu dibatasi. Bagi orang dewasa, asupan kopi yang masih tergolong aman berkisar antara tiga hingga lima cangkir per hari.

Waktu minum kopi juga perlu diperhatikan. Mengonsumsi kopi pada sore atau malam hari sebaiknya dihindari karena dapat mengganggu kualitas tidur. Sebagai alternatif, menambahkan kayu manis ke dalam kopi bisa membantu mengontrol kadar gula darah serta memberikan efek positif pada kolesterol.

Baca Juga :  Resep Saus Pesto Daun Basil Homemade yang Creamy dan Wangi ala Restoran

Selain itu, penggunaan gula dalam kopi sebaiknya dibatasi. Takaran ideal gula yang dianjurkan adalah tidak lebih dari satu sendok teh agar manfaat kopi tetap optimal. (MG5)

Editor : Nathania

Sumber : insertlive.com