
NARASITODAY.COM, BOGOR – RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang terus melakukan edukasi kesehatan kepada masyarakat, kali ini edukasi kesehatan tentang pencegahan campak pada anak serta pentingnya hand hygiene bagi orang tua dan pasien pengunjung Poliklinik Anak.
Kegiatan yang digelar di di ruang tunggu rawat jalan RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang, berlangsung hangat disambut antusias dan interaktif oleh pengunjung rumah sakit.
“Melalui edukasi ini, tenaga kesehatan RSUD R Moh Noh Nur Leuwiliang mengajak para orang tua untuk lebih mengenali gejala campak,” ujar Neng Sri Nurhasanah, S.Kep., Ners salah satu pemberi materi kegiatan, Senin (9/2/2026).
Selain itu, lanjut dia, RSUD R Moh Noh Nur Leuwiliang juga memberikan cara mencegah penularan serta mengajarkan anak agarmembiasakan menjaga kebersihan tangan sejak dini.
Selain memberi materi, tenaga kesehatan juga mempraktikkan langsung langkah cuci tangan yang benar sehingga mudah dipahami dan diikuti oleh anak-anak maupun pendamping pasien.
“Cuci tangan pakai sabun sebaiknya dilakukan sebelum makan, setelah dari toilet, dan setelah beraktivitas di luar rumah agar kuman tidak mudah masuk ke tubuh,” tuturnya.
Kegiatan edukasi ini dipandu oleh tenaga kesehatan dari Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) bersama Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit.
Manajemen RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang menegaskan, bahwa kegiatan edukasi kesehatan seperti ini akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari pelayanan promotif dan preventif kepada masyarakat.
Manajemen rumah sakit menilai bahwa edukasi kesehatan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran orang tua terhadap upaya pencegahan penyakit pada anak.
Menurut pemateri, kebiasaan sederhana seperti rutin mencuci tangan dan mengenali tanda awal campak merupakan langkah efektif untuk melindungi kesehatan anak sehari-hari.
“Campak merupakan penyakit menular yang dapat menimbulkan komplikasi serius, namun dapat dicegah melalui imunisasi dan deteksi dini,” jelasnya.
Campak sendiri merupakan penyakit menular yang berisiko menimbulkan komplikasi apabila tidak ditangani dengan baik.
“Oleh karena itu, kami (RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang) mengimbau para orang tua untuk segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan apabila menemukan gejala yang mengarah pada campak agar anak mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat,” pungkasnya. ***
Editor : Alysa













