Wamen Transmigrasi Dorong Muna Barat Jadi Sentra Perikanan Nasional

0
Wamen Transmigrasi
Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mendorong Kabupaten Muna Barat menjadi salah satu sentra perikanan di Indonesia. Foto (Ist)

NARASITODAY.COM, JAKARTAWakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mendorong Kabupaten Muna Barat menjadi salah satu sentra perikanan di Indonesia.

Hal itu disampaikannya usai menerima kunjungan Wakil Bupati Muna Barat, Ali Basa, di Kantor Kementerian Transmigrasi, Kalibata, Jakarta, 28 Februari 2026.

Viva Yoga menyebut Muna Barat yang berada di Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki potensi perikanan yang besar dan beragam, baik dari sektor budidaya maupun tangkap.

Komoditas unggulan yang dinilai potensial antara lain ikan kerapu, udang vaname, nila, dan rajungan.

Selain sektor perikanan, ia juga menyoroti peran kawasan transmigrasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga :  22 WNI Dievakuasi dari Iran Tiba di Jakarta, Gelombang Pertama Repatriasi

Muna Barat sebagai kabupaten pemekaran dari Kabupaten Muna memiliki Kawasan Transmigrasi Kantisa yang berada di Desa Lakabu dan Desa Momuntu, Kecamatan Tiworo Tengah.

Menurutnya, program transmigrasi yang telah berjalan sejak masa Orde Baru terbukti mampu mengubah wilayah yang sebelumnya belum berpenghuni menjadi desa-desa produktif.

Salah satunya Desa Kasimpa Jaya, Kecamatan Tiworo Selatan, yang dibuka sebagai unit pemukiman transmigrasi pada 1995. Kini desa tersebut menghasilkan berbagai komoditas pertanian seperti padi, kakao, kelapa, jagung, nilam, dan jambu mete.

“Komoditas tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Viva Yoga.

Baca Juga :  Altair Dialogue Resmi Hadir, Siap Jadi Agensi TikTok Terbesar di Indonesia

Ia menambahkan, sektor perdagangan di kawasan tersebut juga turut berkembang seiring pertumbuhan ekonomi.

Transmigran yang pertama kali menetap di Kasimpa Jaya berasal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Seiring waktu, komposisi penduduk menjadi semakin beragam dengan hadirnya warga dari Bali dan Bugis.

Keberagaman tersebut, kata Viva Yoga, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar program transmigrasi memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa melalui akulturasi budaya.

Ia menegaskan, Kementerian Transmigrasi mendukung penguatan dan pengembangan kawasan transmigrasi di Muna Barat.

Untuk menggali potensi daerah, kementerian juga telah mengirim Tim Ekspedisi Patriot (TEP) guna melakukan riset di kawasan transmigrasi.

Baca Juga :  Kementrans Dorong Pendekatan Baru Pembangunan Papua, Libatkan Kampus Ternama

Hasil penelitian menunjukkan besarnya potensi sektor perikanan yang dapat dikembangkan sebagai komoditas unggulan.

“Pengembangan sektor perikanan sesuai dengan karakteristik wilayah Indonesia bagian timur yang mayoritas memiliki garis pantai,” katanya.

Meski demikian, sektor pertanian tetap menjadi perhatian dalam mendukung program swasembada pangan.

Ia mencontohkan produktivitas pertanian di Kasimpa Jaya yang dinilai berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Viva Yoga berharap potensi besar di sektor darat dan laut Muna Barat dapat menjadi modal untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat sekaligus menumbuhkan kawasan perekonomian di Sulawesi Tenggara. “Ini yang kita harapkan,” ujarnya.

Wartawan : Andreas