Jangan Salah Build! Ini 5 Item yang Sebaiknya Dihindari Saat Hadapi Tank di Mobile Legends

0
Ilustrasi main bersama Mobile Legends. Foto: dok Pinterest

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Menghadapi hero tank dalam permainan Mobile Legends sering kali membuat pertarungan berlangsung lebih lama dibandingkan duel biasa. Hal ini disebabkan oleh kemampuan tank yang memiliki HP besar, pertahanan kuat, serta efek regenerasi yang tinggi. Hero jenis ini memang dirancang untuk menyerap sebanyak mungkin serangan agar rekan satu tim dapat bergerak lebih leluasa dalam pertempuran.

Dalam kondisi tersebut, pemilihan item menjadi faktor yang sangat penting, bukan sekadar pelengkap build. Item yang tepat dapat menentukan seberapa besar kontribusi pemain dalam team fight.

Selain itu, penggunaan skin juga sering meningkatkan rasa percaya diri saat bermain. Melalui GoPay Games, pemain dapat melakukan top up ML dengan mudah sehingga kebutuhan dalam game, seperti pembelian skin atau item pendukung, bisa terpenuhi lebih cepat. Meski begitu, kemenangan tetap sangat bergantung pada strategi serta pemilihan build yang tepat.

Kesalahan dalam menentukan item bisa membuat damage terasa tidak efektif meskipun statistik terlihat tinggi. Oleh karena itu, ada beberapa item yang sebaiknya dipertimbangkan kembali ketika menghadapi tim lawan yang dipenuhi hero tank. Berikut beberapa item yang kurang optimal digunakan dalam situasi tersebut.

Baca Juga :  Barcelona Menuju Pemilihan Presiden Baru, Messi Lebih Utamakan Persiapan Piala Dunia 2026

5 Item yang Kurang Efektif Saat Melawan Hero Tank

Saat berhadapan dengan tank, fokus utama seharusnya pada item yang memiliki efek penetrasi atau damage berdasarkan persentase HP lawan. Item yang hanya menambah attack speed atau burst sesaat biasanya kurang efektif melawan hero dengan HP besar dan pertahanan tebal.

1. Blade of the Heptaseas

Blade of the Heptaseas sering digunakan oleh hero yang mengandalkan burst damage untuk menghabisi musuh dengan HP tipis. Namun, ketika digunakan melawan tank, efektivitasnya cenderung menurun. Pasif item ini aktif setelah pengguna tidak memberi atau menerima damage selama lima detik, kondisi yang jarang terjadi dalam team fight yang intens. Tambahan damage sekali ledak juga tidak cukup untuk mengurangi HP tank yang sangat besar secara berkelanjutan.

2. Windtalker

Windtalker memberikan tambahan attack speed serta magic damage dari efek pasifnya. Walau terlihat menarik, efektivitasnya bisa berkurang jika tank lawan menggunakan item seperti Radiant Armor atau Chastise Pauldron yang mampu meredam magic damage serta serangan cepat. Akibatnya, efek pasif Windtalker tidak bekerja secara maksimal. Bagi marksman, Demon Hunter Sword biasanya menjadi pilihan yang lebih efektif karena menghasilkan damage berdasarkan persentase HP target.

Baca Juga :  Antony Akui Punya Penyesalan di MU, Masa Depan Masih Tanda Tanya

3. Bloodlust Axe

Bloodlust Axe dikenal dengan efek spell vamp yang dapat memulihkan HP saat menggunakan skill. Namun saat menghadapi tank, yang dibutuhkan adalah damage besar dan penetrasi, bukan sekadar sustain. Tanpa tambahan penetrasi fisik, serangan terhadap tank sering menghasilkan damage kecil sehingga efek spell vamp yang diperoleh juga tidak terlalu terasa.

4. Corrosion Scythe

Corrosion Scythe sering dipilih karena memberikan efek slow dan peningkatan attack speed. Meski membantu menjaga jarak dari lawan, damage tambahan dari pasif item ini bersifat tetap dan tidak mengikuti persentase HP musuh. Saat melawan tank dengan HP yang bisa mencapai lebih dari 10.000, dampaknya menjadi kurang signifikan. Item seperti Demon Hunter Sword biasanya jauh lebih efektif karena damage yang dihasilkan meningkat sesuai besarnya HP target.

Baca Juga :  Fans Thailand Cemooh Federasi Sendiri, Sementara Timnas Indonesia U-22 Bersiap untuk ASEAN Cup

5. Genius Wand

Genius Wand mampu mengurangi magic defense lawan secara bertahap setiap kali serangan mengenai target. Bagi mage, item ini sebenarnya cukup membantu meningkatkan damage. Namun jika tank lawan sudah membeli Athena’s Shield yang memberikan magic resistance tinggi, pengurangan defense dari Genius Wand sering kali terasa kurang efektif. Dalam kondisi tersebut, Divine Glaive dapat menjadi pilihan yang lebih baik karena memberikan penetrasi magic yang lebih besar.

Menghadapi hero tank memang memerlukan strategi yang berbeda dibanding melawan hero dengan HP tipis. Pemilihan build yang tepat akan membuat damage tetap relevan sepanjang pertandingan, terutama ketika memperebutkan objektif penting seperti turtle maupun lord. Dengan memahami fungsi setiap item secara lebih mendalam, pemain dapat menyusun strategi permainan yang lebih efektif. (MG5)

Editor : Nathania

Sumber : tabloidbintang.com