Drone Picu Kebakaran Dekat Bandara Dubai, Operasional Ditangguhkan

0
Dubai
Ilustrasi Bandara Dubai di Uni Emirat Arab.Foto : Istock

NARASITODAY.COM,DUBAIKepulan asap hitam membumbung di cakrawala Dubai pada Senin (16/3/2026) pagi, menandai babak baru eskalasi konflik yang kini menjalar ke jantung transportasi udara dunia. Sebuah serangan drone dilaporkan menghantam area sekitar Bandara Internasional Dubai (DXB), memicu kebakaran hebat dan memaksa salah satu bandara tersibuk di planet ini berhenti beroperasi total.

Kepanikan sempat mewarnai jadwal penerbangan pagi saat otoritas keamanan mulai mengevakuasi area terdampak. Serangan ini bukan sekadar gangguan teknis, melainkan hantaman langsung pada infrastruktur energi bandara.

Tangki Bahan Bakar Jadi Sasaran

Kantor Media Dubai melalui akun resmi mereka mengonfirmasi bahwa target serangan tersebut adalah aset vital yang menunjang operasional penerbangan.

Baca Juga :  SDN Kalongsawah 01 Terbakar, Begini Penjelasan Kepala Sekolah

“Insiden drone di sekitar Bandara Internasional Dubai (DXB) memengaruhi salah satu tangki bahan bakar,” tulis Kantor Media Dubai melalui platform X, sebagaimana dikutip dari AFP.

Hingga berita ini diturunkan, unit pemadam kebakaran dan penyelamatan masih berjibaku memadamkan api yang berkobar di area tangki. “Tim Pertahanan Sipil Dubai saat ini sedang berupaya mengendalikan kebakaran,” lanjut pernyataan resmi tersebut.

Keamanan Penumpang Jadi Prioritas

Menanggapi situasi darurat ini, Otoritas Penerbangan Sipil Dubai mengambil langkah drastis dengan menghentikan seluruh aktivitas take-off dan landing. Ribuan penumpang tertahan di terminal, sementara puluhan jadwal penerbangan internasional dialihkan ke bandara terdekat.

Baca Juga :  Kebakaran Pusat Data Nasional Korea Selatan Ganggu Layanan Pemerintah

“Otoritas Penerbangan Sipil Dubai mengumumkan penangguhan sementara penerbangan di Bandara Internasional Dubai sebagai tindakan pencegahan untuk memastikan keselamatan semua penumpang dan staf,” tulis otoritas tersebut dalam unggahan resminya.

Eskalasi Tanpa Henti dari Teheran

Insiden Senin ini menambah panjang daftar teror udara yang menghantui Uni Emirat Arab (UEA). Sebelumnya, pada Rabu (11/3), dua drone yang jatuh di dekat area bandara telah melukai empat orang.

Data militer menunjukkan angka yang mengkhawatirkan: Iran tercatat telah meluncurkan lebih dari 1.800 rudal dan drone ke wilayah UEA sejak konflik pecah. Angka ini menempatkan UEA sebagai negara yang paling sering menjadi sasaran serangan Teheran dibandingkan negara Teluk lainnya.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Melanda Arab hingga Gaza, Warga Diminta Waspada dan Siaga Tinggi

Meskipun Iran mengklaim serangan mereka hanya menargetkan aset militer Amerika Serikat, fakta di lapangan menunjukkan hal berbeda. Infrastruktur sipil seperti pelabuhan, gedung perkantoran, fasilitas minyak, hingga bandara internasional kini berada di garis depan kehancuran.

Hingga saat ini, Kementerian Pertahanan UEA melaporkan setidaknya enam nyawa telah melayang sejak dimulainya perang, yang terdiri dari empat warga sipil dan dua personel militer. Krisis di Selat Hormuz dan sekitarnya kini tak lagi hanya menjadi sengketa politik, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan publik internasional.***

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com