Warga Bogor Terperanjat Gempa Magnitudo 2,7 di Tengah Sunyinya Dini Hari

0
Bogor
Ilustrasi alat pendekteksi gempa.Foto : Istock

NARASITODAY.COM,BOGOR – Suasana senyap di wilayah Bogor, Jawa Barat, seketika berubah menjadi ketegangan singkat saat getaran bumi menghentak pada Selasa (24/3/2026) dini hari. Di saat sebagian besar warga tengah terlelap, gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 2,7 mengguncang wilayah tersebut tepat pukul 02:16 WIB.

Berdasarkan laporan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa (episenter) terletak pada koordinat 6.72 LS dan 106.57 BT. Titik ini berada di darat, tepatnya berjarak sekitar 28 kilometer di arah Barat Daya Kota Bogor, dengan kedalaman yang cukup dangkal yakni 8 kilometer.

Baca Juga :  Harga Bawang Merah Makin Melonjak Awal Pekan Ini, Apa Penyebabnya?

Meskipun kekuatannya tergolong kecil, sifat gempa dangkal sering kali membuat getaran terasa lebih nyata di permukaan, terutama di tengah keheningan malam yang membuat warga lebih sensitif terhadap pergerakan sekecil apa pun.

Baca Juga :  BMKG Waspadai Banjir dan Gangguan Transportasi Saat Libur Akhir Tahun di Sulawesi Selatan

Pihak BMKG segera memberikan pernyataan resmi melalui kanal komunikasi mereka untuk menenangkan masyarakat.

Gempa Mag:2.7, 24-Mar-2026 02:18:16WIB, Lok:6.72LS, 106.57BT (28 km Barat Daya KOTA-BOGOR-JABAR). Kedalaman 8 Km,” tulis BMKG dalam keterangan tertulisnya.

Mengingat data ini dirilis hanya selang beberapa menit setelah guncangan terjadi, BMKG mengingatkan bahwa parameter gempa masih bisa mengalami penyesuaian.

Baca Juga :  BMKG Tegaskan Data Gempa Bogor Bersifat Sementara dan Masih Bisa Berubah

“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tambah lembaga tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa. Namun, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan selalu memverifikasi informasi melalui sumber resmi agar tidak termakan isu yang tidak bertanggung jawab di media sosial.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com