Prediksi Cuaca Mendung dan Potensi Bencana Saat Natal, Ini Imbauan dari BMKG untuk Warga

0
BMKG
Ilustrasi payung dengan kondisi cuaca yang buruk. Foto : Istock

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Langit Indonesia diprediksi akan berselimut mendung tebal saat masyarakat bersiap merayakan Natal. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca untuk periode 19-25 Desember 2025, yang menunjukkan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang merata di hampir seluruh wilayah Nusantara.

Kondisi ini seolah menjadi pengingat bagi para pelancong dan masyarakat yang merencanakan aktivitas luar ruangan agar tetap meningkatkan kewaspadaan di tengah suasana liburan.

Fenomena alam yang memicu ketidakpastian cuaca ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan pantaun satelit yang diunggah melalui akun resmi @infobmkg, terdapat “mesin” penggerak cuaca ekstrem yang sedang aktif di sekitar wilayah Indonesia. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh bibit siklon tropis 93S di Samudera Hindia selatan Jawa Timur dan bibit siklon tropis 95S.

Baca Juga :  Ahli cuaca peringatkan risiko kebakaran musim panas tinggi di Australia

Tak hanya itu, kolaborasi antara fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang atmosfer turut memperkuat pertumbuhan awan hujan. Akibatnya, wilayah seperti Bali, Papua Barat, dan Maluku diprediksi akan diguyur hujan lebat, sementara kawasan Jawa (Banten hingga DI Yogyakarta) berpotensi menghadapi hujan sedang hingga lebat.

BMKG membagi tingkat kerawanan menjadi dua periode utama:

  • Periode 19-21 Desember: Status Siaga (hujan lebat-sangat lebat) ditetapkan untuk wilayah Bangka Belitung, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, hingga Papua Selatan. Warga di DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Kalimantan diminta tetap Waspada.
  • Periode 22-25 Desember: Saat mendekati hari Natal, status Siaga masih membayangi Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan. Sementara hampir seluruh wilayah Sumatera dan Kalimantan berada dalam status Waspada.
Baca Juga :  Kasus Dugaan Penganiayaan Anjing Picu Gelombang Protes di Chongqing, Warga China Desak Perlindungan Hewan Lebih Kuat

Selain hujan, ancaman angin kencang juga diprediksi menyapu wilayah Kepulauan Riau, Lampung, seluruh Pulau Jawa, hingga Maluku, yang dapat membahayakan keselamatan transportasi laut dan udara.

Mengingat tingginya risiko bencana di penghujung tahun, BMKG menekankan pentingnya langkah mitigasi mandiri. Masyarakat diminta untuk menjauhi ruang terbuka saat terjadi petir, serta menghindari berteduh di bawah pohon atau bangunan yang konstruksinya sudah rapuh.

Baca Juga :  Bupati Bogor Tekankan Pentingnya Pelestarian Elang Jawa Sebagai Aset Dunia

Pesan tegas disampaikan melalui kanal informasi resmi mereka agar perayaan akhir tahun tidak berubah menjadi duka.

“Waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor,” tulis BMKG dalam unggahan resminya.

Pihak berwenang juga menyarankan agar setiap individu selalu memantau pembaruan cuaca secara real-time melalui aplikasi infoBMKG atau situs resmi mereka sebelum bepergian, guna mengantisipasi perubahan cuaca yang terjadi secara mendadak.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com