Kemacetan Parah Kunci Pelabuhan Bakauheni Sejak Dini Hari, Puncak Arus Balik Kedua Melanda

0
Pelabuhan Bakauheni
Antrean kendaraan pemudik mengular menuju Pelabuhan Bakauheni saat puncak arus balik Lebaran 2026 di Lampung, Senin (30/3/2026) dini hari.Foto : Ist

NARASITODAY.COM, LAMPUNG – Deretan lampu rem kendaraan memerah memanjang di ruas tol menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pada Senin (30/3/2026) dini hari. Ribuan pemudik yang hendak kembali ke Pulau Jawa harus berhadapan dengan ujian kesabaran saat puncak arus balik kedua Lebaran 2026 mencapai titik tertingginya.

Suasana senyap dini hari pecah oleh suara mesin kendaraan yang merayap pelan. Kemacetan parah mulai terdeteksi sejak pukul 01.00 WIB, memaksa pihak kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas yang ketat.

Penyekatan di Rest Area

Untuk mencegah penumpukan yang lebih masif di area dermaga, kendaraan awalnya diarahkan masuk ke kantong-kantong parkir di rest area sebelum Gerbang Tol Bakauheni. Penyekatan ini sempat memicu kebingungan di kalangan pengendara karena pintu keluar tol dijaga ketat oleh petugas.

Baca Juga :  Jelang Idul Fitri, Pedagang Dadakan Padati Pasar Leuwiliang, Satpol PP Lakukan Penertiban

Keheningan malam berganti riuh saat beberapa pengendara mulai turun dari mobil untuk mencari kepastian. Tanpa pengumuman pengeras suara yang kontinu, mereka langsung menghampiri petugas di lapangan.

“Informasi yang disampaikan (oleh petugas) adalah adanya kemacetan di pelabuhan,” tulis laporan pandangan mata dari CNBC Indonesia di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Minta Pengelola Pasar Wanaherang Segera Bertindak

Setelah menunggu sekitar dua jam dalam ketidakpastian, barulah kendaraan mulai dilepas secara bertahap. Meski arus menuju gerbang tol sempat melandai, pemandangan truk-truk besar yang menepi di sisi kiri jalan menjadi penanda bahwa kapasitas pelabuhan sedang berada di titik jenuh.

Antrean Mengular 3 Kilometer

Mendekati area pelabuhan, tantangan sebenarnya baru dimulai. Antrean panjang kendaraan mulai mengular hingga 3 kilometer sebelum pintu masuk dermaga. Hingga pukul 05.00 WIB, ribuan mobil pribadi dan bus masih terjebak dalam barisan yang rapat.

Baca Juga :  Aksi Demonstrasi Amuk Bobar Picu Kemacetan Panjang di Dramaga

Meski terjebak berjam-jam, situasi di lapangan terpantau masih kondusif. Banyak pemudik memilih keluar dari kendaraan untuk sekadar meregangkan kaki atau menghirup udara pagi di pinggir jalan tol, sembari menunggu giliran masuk ke kapal feri yang akan membawa mereka menyeberangi Selat Sunda menuju Merak.

Puncak arus balik kedua ini diprediksi akan terus berlangsung hingga tengah malam nanti. Pihak otoritas pelabuhan dan kepolisian terus berupaya mempercepat proses bongkar muat kapal guna mengurai sumbatan yang terjadi di ujung timur Pulau Sumatra tersebut.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com