Kepala Daerah Mulai Gunakan Sepeda Menuju Kantor sebagai Upaya Hemat Energi

0
sepeda
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.Foto : tribunnews.com

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Pemandangan berbeda tampak di sejumlah balai kota dan kantor bupati belakangan ini. Deretan mobil dinas mewah mulai berganti dengan barisan sepeda yang terparkir rapi. Tren para kepala daerah yang memilih menggowes sepeda menuju kantor bukan sekadar hobi, melainkan aksi nyata dalam gerakan penghematan energi nasional di tengah fluktuasi harga energi global.

Gerakan “gowes ke kantor” ini mulai menjamur di berbagai provinsi dan kabupaten, memicu respons positif dari pusat kekuasaan di Jakarta.

Baca Juga :  Perang Timur Tengah Dorong Kenaikan Harga BBM di Asia Tenggara, Indonesia Masih Stabil

Apresiasi dari Istana

Pemerintah pusat melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif lokal ini. Dalam keterangannya, pihak Istana memandang langkah ini sebagai simbol keberpihakan pemimpin daerah terhadap isu lingkungan dan ketahanan energi.

“Kita semua apresiasi adanya inisiatif-inisiatif dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, contohnya mendorong ke tempat kerja menggunakan sepeda,” ujar Prasetyo Hadi dalam konferensi pers virtual, Selasa (31/3/2026).

Baca Juga :  Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bogor Gelar Bazar Menjelang Ramadhan untuk Tingkatkan Ketahanan Ekonomi Keluarga ASN

Hemat Energi, Tambah Kebugaran

Selain menjadi solusi praktis untuk menekan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang kian mahal, aktivitas fisik ini dinilai memiliki nilai tambah bagi produktivitas para pejabat publik. Di tengah jadwal yang padat, bersepeda menjadi ruang bagi para kepala daerah untuk menjaga kesehatan sekaligus menyapa warga di sepanjang jalur yang mereka lalui.

Prasetyo menekankan bahwa manfaat dari gerakan ini bersifat ganda yaitu bagi negara dan bagi individu itu sendiri.

Baca Juga :  Kebijakan Bekerja Fleksibel ASN Dikeluarkan Untuk Tingkatkan Produktivitas Selama Libur Nasional

“Tentunya ini juga membawa efek kesehatan dan kebugaran. Semoga inisiatif-inisiatif ini bisa diikuti daerah-daerah lain,” tambah Prasetyo.

Sentuhan gaya hidup sehat yang dipelopori para pimpinan daerah ini diharapkan mampu memicu efek domino bagi aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat luas. Dengan bersepeda, para kepala daerah tidak hanya memangkas emisi karbon, tetapi juga mengirimkan pesan kuat bahwa gaya hidup hemat energi bisa dimulai dari hal yang paling sederhana dan menyehatkan.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com