NARASITODAY.COM, JAKARTA- Kasus pemukulan yang menimpa aktivis Ronald A. Sinaga alias Bro Ron di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, berakhir damai. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
Ronald menyebut insiden yang sempat viral itu terjadi akibat miskomunikasi di lapangan.
Setelah mengetahui kronologi secara utuh, ia menilai tidak ada unsur kesengajaan untuk bermusuhan.
“Di sini kami mengambil kesimpulan bahwa sebenarnya kami ini saudara semua. Apa yang terjadi di lapangan bisa dibilang 100 persen itu miskomunikasi. Setelah mengetahui alur ceritanya, ternyata kami di situ bukan untuk bermusuhan. Murni miskomunikasi,” ujar Ronald kepada wartawan di Polsek Metro Menteng, Kamis (7/5/2026) sebagaimana dilansir dalam tayangan inewstv.
Ia menegaskan persoalan tersebut kini telah diselesaikan. Ronald juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang sempat ditimbulkan.
Sebelumnya, insiden ini ramai diperbincangkan publik setelah video yang memperlihatkan Bro Ron terlibat perseteruan hingga mengalami pemukulan beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, ia tampak menerima bogem mentah yang menyebabkan luka berdarah di bagian pelipis mata.
Editor : Andreas














