NARASITODAY.COM,NAPLES – Kebersamaan Rasmus Hojlund dan Manchester United resmi berakhir. Penyerang muda asal Denmark tersebut kini sah menjadi milik SSC Napoli secara permanen, menyusul aktifnya klausul wajib beli dalam kontraknya setelah klub berjuluk Partenopei itu mengunci tiket ke UEFA Champions League musim depan.
Kepastian ini diraih setelah Napoli membantai Pisa SC dengan skor telak 3-0 dalam laga lanjutan Serie A pada Minggu (17/5/2026). Hojlund tidak hanya merayakan kelolosan timnya, tetapi juga ikut mencatatkan namanya di papan skor sebuah gol yang menjadi penentu takdir karier sepak bolanya di Italia.
Pisa Jadi Saksi Aktifnya Klausul Kontrak
Melansir laporan Football Italia, kemenangan meyakinkan atas Pisa SC menjadi laga yang sangat sakral bagi Hojlund. Keberhasilan Napoli menembus zona Liga Champions otomatis mengaktifkan klausul pembelian yang disepakati kedua klub pada bursa transfer musim panas lalu.
Saat memboyong Hojlund ke Stadio Diego Armando Maradona, Napoli membayar biaya peminjaman sebesar 6 juta euro. Dalam perjanjian tersebut, tertera klausul wajib beli senilai 44 juta euro (sekitar Rp765 miliar) yang akan aktif jika Napoli lolos ke kompetisi kasta tertinggi Eropa.
Dengan terpenuhinya syarat tersebut, Hojlund kini sepenuhnya memutus ikatan legalnya dengan Setan Merah dan resmi menandatangani masa depan jangka panjang bersama Napoli.
Bagi Hojlund, gol ke gawang Pisa terasa begitu magis sekaligus mengharukan. Sesaat setelah laga usai, striker berusia 23 tahun itu menuangkan seluruh emosinya melalui sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya.
“Gol ini terasa simbolis karena berarti dua hal. Kami berhasil memastikan tiket Liga Champions bersama Napoli, yang berarti karena kontrak saya, sekarang saya resmi menjadi pemain Napoli dan saya mengucapkan selamat tinggal kepada Manchester United,” tulis Hojlund.
Ia tidak menampik bahwa transisi ini terasa unik, mengingat ia sudah menaruh hatinya di Naples sejak hari pertama kedatangannya sebagai pemain pinjaman.
“Itu terasa aneh, karena selama satu tahun terakhir saya sudah merasa seperti pemain Napoli. Cara para fans mendukung saya, membuat saya merasa seperti di rumah dan membantu saya menemukan kembali kepercayaan diri adalah sesuatu yang sangat saya syukuri,” tambahnya.
Mimpi Masa Kecil yang Telah Usai
Meskipun kariernya di Old Trafford sempat berjalan naik-turun, Manchester United tetap memiliki tempat yang sangat istimewa di lubuk hati Hojlund. Meninggalkan klub raksasa Inggris tersebut tetap memantik rasa sesak dan haru, sebab mengenakan seragam merah United adalah puncak imajinasinya saat masih kanak-kanak.
“Untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Manchester United juga terasa emosional. Mimpi masa kecil saya menjadi kenyataan dengan bermain di Old Trafford memakai jersey merah,” ungkap Hojlund dengan nada melankolis.
Namun, Hojlund memilih menatap masa depan dengan kepala tegak. Musim ini, ia berhasil menemukan ketajamannya kembali di bawah asuhan taktik Serie A dengan torehan impresif: 11 gol dan 6 assist dari 32 penampilan di kompetisi domestik, plus 3 gol di Liga Champions dan 1 gol di ajang Supercoppa Italiana.
“Jadi gol hari ini melambangkan awal baru dengan kepercayaan diri baru, di mana saya akan memberikan segalanya untuk Napoli dan juga ucapan terima kasih kepada semua fans, pemain, dan staf Manchester United yang membuat mimpi masa kecil saya menjadi nyata. Sekarang waktunya mengejar mimpi baru,” pungkasnya.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com














