
NARASITODAY.COM,VIRGINIA – Kecelakaan beruntun yang merenggut lima nyawa terjadi di jalur sibuk Interstate 95, Virginia, Amerika Serikat, pada Jumat (29/5/2026). Sang pengemudi bus maut tersebut kini telah resmi ditangkap dan menghadapi dakwaan berat di balik jeruji besi.
Sopir bus yang diidentifikasi bernama Jing S. Dong ditetapkan sebagai terdakwa atas tuduhan pembunuhan tidak disengaja (involuntary manslaughter). Dong, yang juga mengalami luka-luka akibat benturan keras tersebut, langsung ditangkap oleh pihak kepolisian di rumah sakit pada Sabtu (30/5/2026), sehari setelah tragedi terjadi.
Berdasarkan dokumen penyelidikan, bus yang dioperasikan oleh agen E&P Travel tersebut sedang menempuh perjalanan jauh dari New York menuju North Carolina. Petaka muncul ketika bus yang melaju kencang tersebut gagal memperlambat kecepatannya saat situasi jalanan mulai padat. Akibatnya, bus menghantam satu unit Chevrolet Suburban serta sejumlah mobil lain di depannya dengan sangat keras.
Mimpi Buruk di Jalur Interstate 95
Hantaman brutal itu mengubah jalan bebas hambatan menjadi pemandangan yang mencekam. Salah satu mobil yang ditabrak bahkan langsung meledak dan dilalap api tak lama setelah benturan terjadi.
Jaksa wilayah Virginia, Eric Olsen, menegaskan bahwa insiden ini bukan sekadar kecelakaan biasa, melainkan ada unsur kelalaian fatal dari balik kemudi.
“Ada cukup bukti menunjukkan Dong mengemudi dengan cara lalai secara kriminal,” kata Eric Olsen, dikutip dari BBC.
Atas tindakan lalainya, Dong kini dijerat dengan dua dakwaan pembunuhan tidak sengaja, dan pihak kepolisian Virginia tengah menyiapkan sejumlah tuduhan tambahan lainnya yang masih menunggu hasil evaluasi berkas. Untuk setiap dakwaan yang dijatuhkan, Dong terancam hukuman maksimal hingga 10 tahun penjara.
Duka di Tengah Rencana Pesta Pernikahan
Di balik angka-angka statistik kecelakaan ini, terdapat kisah pilu yang menyayat hati. Empat dari lima korban tewas merupakan satu keluarga yang berada di dalam mobil yang terbakar. Ironisnya, mereka saat itu sedang dalam perjalanan menuju South Carolina dengan penuh suka cita untuk menghadiri sebuah pesta pernikahan.
Keempat korban satu keluarga tersebut diidentifikasi sebagai Dmitri Doncev, istrinya Ecaterina, serta dua buah hati mereka yang masih muda, Emily dan Mark. Langkah mereka terhenti selamanya di aspal Virginia sebelum sempat merayakan hari bahagia kerabatnya.
Sementara itu, korban jiwa kelima diidentifikasi sebagai Priscilla Mafalda, seorang perempuan muda berusia 25 tahun yang tengah berada di dalam mobil Chevrolet Suburban saat bus menghantam kendaraan tersebut.
Selain merenggut lima nyawa, kecelakaan beruntun ini juga memicu situasi darurat medis lokal, di mana sebanyak 44 orang harus dilarikan ke rumah sakit terdekat. Pihak kepolisian setempat melaporkan bahwa hingga saat ini, tiga orang di antaranya masih berada dalam kondisi kritis dan sedang berjuang melewati masa-masa genting di ruang perawatan intensif.***
Editor : Alysa
Sumber : cnbcindonesia.com













