
NARASITODAY.COM, AHMEDABAD – Decap kagum dan gemuruh riuh membahana di dalam arena pertandingan di Ahmedabad, India, pada Senin (22/6/2026) malam WIB. Di luar dugaan banyak pihak, Timnas Voli Putra Indonesia sukses menciptakan kejutan besar dengan menumbangkan tim kuat Qatar lewat pertarungan dramatis lima set yang menguras emosi dan fisik.
Tampil sebagai tim yang tidak diunggulkan melawan Qatar yang bertengger kokoh di ranking 22 dunia, performa Fauzan Nibras dan kawan-kawan justru memikat mata penonton. Skuad Garuda Muda berhasil menutup laga lanjutan Pool B AVC Men’s Volleyball Cup 2026 ini dengan kemenangan tipis 3-2 melalui skor ketat 14-25, 25-20, 32-30, 25-27, dan 15-13.
Meski sempat limbung dan kalah telak di set pertama, mental pantang menyerah yang diperagakan oleh anak asuh Reidel Alfonso Toiran menjadi pembeda di lapangan. Mereka menolak tunduk, bangkit di set kedua, hingga puncaknya memenangi drama deuce panjang 32-30 di set ketiga yang menjadi titik balik mentalitas bertanding Indonesia.
Tambahan dua poin dari kemenangan perdana ini memang belum mampu mendongkrak posisi Indonesia dari dasar klasemen sementara Pool B. Namun, hasil impresif ini menjadi bahan bakar berharga bagi Indonesia untuk menjaga asa dan memperpanjang napas dalam persaingan menuju babak semifinal.
Saat ini, Indonesia mengemas dua poin dari dua laga yang telah dijalani, menempel ketat Oman di posisi keempat yang mengoleksi raihan poin serupa. Sementara itu, persaingan di papan atas Pool B masih dipimpin oleh sesama wakil Asia Tenggara, Thailand, yang bertengger di puncak dengan koleksi lima poin.
Qatar yang baru saja ditekuk Indonesia membuntuti di peringkat kedua dengan poin yang sama berkat keunggulan rasio set, disusul Korea Selatan di tangga ketiga yang mengantongi empat poin.
Klasemen Sementara Pool B AVC Men’s Volleyball Cup 2026
| Pos | Negara | Main | Poin |
| 1 | Thailand | 3 | 5 |
| 2 | Qatar | 3 | 5 |
| 3 | Korea Selatan | 2 | 4 |
| 4 | Oman | 2 | 2 |
| 5 | Indonesia | 2 | 2 |
Kemenangan emosional atas tim berperingkat 22 dunia ini membuktikan bahwa determinasi dan kerja keras para pevoli muda Indonesia mampu meruntuhkan prediksi di atas kertas.
Pelatih Reidel Alfonso Toiran kini memiliki modal evaluasi yang positif untuk menatap laga-laga krusial berikutnya demi merajut mimpi lolos ke fase gugur.***
Editor : Alysa
Sumber : cnnindonesia.com













