London Jadi Saksi Baru Ballon d’Or 2026, Bintang Sepak Bola Bersiap

0
Ballon d'Or
Ilustrasi Ballon d'Or.Foto : metrotvnews.com

NARASITODAY.COM, LONDON – Setelah Piala Dunia 2026 berakhir, perhatian pencinta sepak bola dunia kini tertuju pada ajang penghargaan individu paling bergengsi, Ballon d’Or 2026. Memasuki edisi ke-70, penghargaan tersebut akan menghadirkan perubahan besar dengan memindahkan lokasi penyelenggaraan dari Paris, Prancis, ke London, Inggris.

Berdasarkan informasi dari situs resmi ballondor.com, seremoni Ballon d’Or 2026 akan berlangsung pada:

  • Hari/Tanggal: Senin, 26 Oktober 2026
  • Lokasi: London, Inggris
  • Perkiraan waktu mulai: 19.00 GMT atau 02.00 WIB, Selasa (27/10/2026)

Hingga saat ini, penyelenggara belum mengumumkan venue spesifik acara di London. Namun, sejumlah edisi sebelumnya biasanya dimulai sekitar pukul 19.00 waktu Inggris dengan agenda karpet merah yang berlangsung sekitar satu jam sebelum acara utama.

Perpindahan lokasi tersebut menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya Ballon d’Or tidak digelar di Paris. Langkah ini juga menjadi bentuk penghormatan kepada Sir Stanley Matthews, pemain Inggris yang menjadi pemenang Ballon d’Or pertama pada 1956.

Baca Juga :  Juri UCI Mengungkapkan, Indonesian Downhill Mampu Saingi Negara-Negara Besar di Asia

UEFA menyebut pemindahan lokasi merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan global penghargaan tersebut. London dipilih sebagai panggung baru untuk salah satu malam terbesar dalam kalender sepak bola internasional.

Selain perubahan lokasi, daya tarik utama Ballon d’Or 2026 terletak pada persaingan para kandidat. Berakhirnya Piala Dunia 2026 membuat sejumlah pemain memiliki peluang besar setelah mencatatkan prestasi bersama klub maupun tim nasional.

Salah satu kandidat yang paling mencuri perhatian adalah Lamine Yamal. Pemain berusia 19 tahun tersebut tampil gemilang bersama Barcelona dan Timnas Spanyol. Sepanjang musim, Yamal mencatatkan 24 gol dan 18 assist dalam 45 pertandingan serta menjadi bagian penting dari keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026.

Baca Juga :  Barcelona Tetap Melaju ke Korea Selatan Jika Syarat Promotor Dipenuhi

Nama lain yang menjadi sorotan adalah Rodri. Gelandang Manchester City itu kembali menunjukkan pengaruh besarnya sebagai pengatur permainan. Meski hanya mencetak dua gol dalam 33 pertandingan, perannya bersama Spanyol membuatnya menjadi salah satu pemain kunci dalam perjalanan menuju gelar juara dunia. Rodri juga meraih penghargaan Golden Ball sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2026.

Dari sektor penyerang, persaingan diramaikan oleh sejumlah bintang besar. Kylian Mbappe menjadi salah satu kandidat kuat setelah tampil produktif bersama Real Madrid dengan catatan 42 gol dan tujuh assist dalam 44 pertandingan. Ia juga mencetak 10 gol dan empat assist di Piala Dunia 2026.

Baca Juga :  Nama Franck Ribery Muncul dalam Dokumen Kasus Jeffrey Epstein, Terseret Dugaan Prostitusi Anak

Selain Mbappe, Ousmane Dembele memiliki peluang besar setelah membantu Paris Saint-Germain meraih gelar Liga Champions. Pemain asal Prancis itu mencatatkan 20 gol dan 11 assist dalam 40 pertandingan sepanjang musim.

Sementara itu, Harry Kane juga masuk dalam daftar pesaing utama. Penyerang Bayern Munchen tersebut menjalani musim luar biasa dengan koleksi 61 gol dan tujuh assist dari 51 pertandingan, termasuk enam gol di Piala Dunia 2026.

Dengan kombinasi pemain muda seperti Yamal dan para bintang berpengalaman seperti Mbappe, Rodri, Dembele, serta Kane, Ballon d’Or 2026 diprediksi menjadi salah satu edisi paling kompetitif. London akan menjadi saksi sejarah baru ketika penghargaan tertinggi bagi pemain sepak bola dunia kembali menentukan siapa yang layak berdiri sebagai yang terbaik.***

Editor : Alysa

Sumber : kontan.co.id