NARASITODAY.COM – Aktor dan komedian Ferry Maryadi baru-baru ini berbagi kisah menarik mengenai pengalaman touring sepeda motornya di Selandia Baru bersama dua klub motor artis terkenal, The Prediksi dan Bedain. Perjalanan ini menandai kali ketiga Ferry touring ke luar negeri bersama The Prediksi.
“Ini touring ketiga kali sama teman-teman Prediksi ke Selandia Baru di luar negeri. Pertama dulu Amerika, terus bertahun-tahun selanjutnya ke Australia, sekarang ke Selandia Baru. Spesialnya sekarang sama teman-teman Bedain,” kata Ferry Maryadi di Studio Rumpi No Secret Trans TV, Selasa (11/10/2025).
Meski seru, touring kali ini tidak diikuti oleh seluruh anggota The Prediksi.
“Meski memang gak semuanya lengkap dari Prediksi, Tora gak ikut. Dari Bedain itu ikut ada Boris, Oki, Jegel ya yang gak juga. Jadi kurang lengkap, tapi seru sih, alhamdulillah. Nol kecelakaan,” ungkapnya.
Ferry juga membandingkan pengalaman touring di Indonesia dan luar negeri, menyebutkan bahwa iklim dan tingkat polusi adalah faktor perbedaan utama yang paling ia rasakan.
“Kemarin waktu di New Zealand riding sekitar jam 4, terus nyampe ke hotel, kan pengin tahu gitu cemong apa gaknya. Pas pakai tisu pembersih muka gak hitam sama sekali di kapasnya. Tapi kalau di sini, ya mungkin naik sejam saja sudah cemong muka kita,” bebernya.
Selain itu, kondisi jalan dan lalu lintas di luar negeri dinilai jauh lebih “bersahabat” dibandingkan di Indonesia.
“Iklimnya, terus eh ramai lalu lintasnya lebih bersahabat kalau di luar negeri itu eh kurang menantanglah. Kalau riding di Nusantara kan sangat menantang, sangat membutuhkan skill yang luar biasa,” ujarnya.
Menyadari bahwa touring jarak jauh menuntut fisik prima, Ferry mengaku banyak belajar dari rekan sesama rider seperti Soleh Solihun dan Surya Insomnia mengenai persiapan fisik.
“Jadi mereka itu kalau mau berkuda di mana, akan cari tahu riding-nya berapa jam, cuacanya seperti apa. Saya sih gas saja, tapi harus siap kondisi fisik. Kemarin agak keteteran karena cuacanya dingin banget, tapi gak sampai titik beku,” ceritanya.
Ferry bersyukur kondisi badannya tetap prima berkat persiapan yang matang.
“Alhamdulillah saya selalu bawa beberapa alat yang memang bisa membuat kondisi badan saya selalu fit. Istri juga bawain vitamin, terus saya bawa gears buat segala cuaca,” katanya.
Ia juga mengungkapkan sempat ada kekhawatiran dari sang istri, Deswita Maharani, karena ia baru saja pulih dari cedera pinggang.
“Sebenarnya gak ngebolehin, istri saya gak pernah melarang, cuman kemarin itu karena saya baru keluar dari rumah sakit, ada cedera di pinggang kiri saya sobek. Tapi saya janji sama istri bahwa semua akan baik-baik saja,” ungkapnya.
Sebagai antisipasi, ia juga membawa obat-obatan dan menyiapkan kontak darurat.
“Dokter juga sudah ngasih bekal obat penghilang rasa sakit kalau misalnya terjadi sesuatu. Terus saya juga sudah kasih tahu nomor teman-teman ke istri, jadi semua saling tahu,” tambahnya.
Momen paling lucu dari touring kali ini adalah ketika Ferry dan Vincent Rompies mendapatkan tugas untuk cosplay menjadi domba, yang merupakan hewan khas Selandia Baru.
“Jadi memang setiap touring Prediksi itu mau di luar negeri atau di dalam negeri, klimaksnya memang di kostum itu sendiri. Nah, yang di Selandia Baru itu saya sama Vincent Rompies yang ketempuhan. Kita pikir, ‘Kasih apa ya, Kang?’ Ya sudah deh, sesuai alam Selandia Baru, kasih kostum domba saja. Akhirnya keluarlah si kostum sialan itu,” cerita Ferry sambil tertawa.
Ferry menutup kisahnya dengan rasa syukur bahwa touring ini berjalan lancar dan berhasil mempererat persahabatan antar klub motor artis.
“Yang penting semua pulang dengan selamat dan bahagia. Nol kecelakaan, itu yang paling utama,” pungkasnya.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com














