
NARASITODAY.COM, BOGOR- Tumpukan sampah yang menyumbat aliran irigasi Cihideung di Desa Cihideung, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, akhirnya dibersihkan.
Petugas gabungan mengangkut ratusan kilogram sampah rumah tangga yang menumpuk sepanjang sekitar 800 meter di saluran irigasi tersebut.
Mayoritas sampah yang diangkat berasal dari limbah rumah tangga. Kondisi ini sekaligus menjadi cermin masih rendahnya kesadaran sebagian warga dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya aliran sungai dan irigasi.
Kepala UPT Infrastruktur Irigasi Wilayah IV, Robie Apriansa Zakaria, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari normalisasi saluran irigasi yang dilakukan secara kolaboratif.
“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar. Aksi ini kami lakukan sebagai respons atas aduan masyarakat dan hasil pantauan di lapangan terkait penumpukan sampah,” ujar Robie, Senin (29/12/2025).
Menurut Robie, aksi bersih-bersih ini melibatkan banyak pihak, mulai dari Pemerintah Desa Cihideung, Pemerintah Kecamatan Ciampea, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, hingga para pegiat lingkungan.
“Sesuai arahan pimpinan, kami bergerak bersama pemerintah setempat dan aktivis lingkungan untuk memulihkan kembali fungsi irigasi,” jelasnya.
Ia menyayangkan masih adanya kebiasaan sebagian warga yang membuang sampah ke sungai atau saluran irigasi. Padahal, dampaknya sangat merugikan, baik bagi lingkungan maupun kelancaran pengairan.
“Kesadaran masyarakat masih perlu terus ditingkatkan. Sangat disayangkan, sampah rumah tangga masih dibuang ke sungai,” kata Robie.
Sebagai langkah antisipasi jangka pendek, pihaknya bersama Pemerintah Desa Cihideung berencana memasang jaring penyekat di sejumlah titik strategis. Upaya ini dilakukan untuk mencegah sampah kembali menyumbat aliran irigasi.
“Kami akan pasang penyekat di beberapa titik sebagai langkah pencegahan, setidaknya sampai kesadaran masyarakat benar-benar tumbuh,” pungkasnya.***
Wartawan : Andreas












