Kylian Mbappe dan Vinicius Jr Dilaporkan Meminta Maaf kepada Suporter Real Madrid Setelah Kemenangan atas Alaves

0
Real Madrid
Kylian Mbappe menutup mulut Vinicius saat Real Madrid.Foto : cnnindonesia.com

NARASITODAY.COM, MADRIDRumput Stadion Santiago Bernabeu menjadi saksi bisu sebuah kemenangan yang terasa hambar bagi raksasa Spanyol, Real Madrid. Meski berhasil menggilas Alaves 2-1 dalam laga pekan ke-33 Liga Spanyol, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB, sorakan kegembiraan justru berganti menjadi gema cemoohan dari tribun penonton sendiri.

Kemenangan tipis melalui gol Kylian Mbappe dan Vinicius Jr tersebut memang menjaga asa Los Blancos dalam perburuan gelar juara. Namun, bagi para pendukung setianya, kemenangan ini belum cukup untuk membasuh luka akibat kegagalan tragis di Liga Champions di tangan Bayern Munchen.

Cemooh di Awal Laga

Baca Juga :  Pembalap Astra Honda Siap Menyongsong Kesempatan Juara di Final ARRC Buriram 2024

Sentuhan bola pertama dari para bintang Madrid tidak disambut dengan tepuk tangan seperti biasanya. Sejak peluit sepak mula dibunyikan, Vinicius Jr, Kylian Mbappe, Eduardo Camavinga, hingga Alvaro Carreras justru menjadi sasaran ejekan (whistles) suporter tuan rumah.

Melansir dari Sport, atmosfer dingin tersebut merupakan bentuk teguran keras dari Madridista yang belum bisa menerima kenyataan tim kesayangan mereka tersingkir dari panggung tertinggi Eropa. Tekanan mental ini terlihat jelas dari reaksi para pemain saat berhasil menjebol gawang Alaves.

Selebrasi yang Hilang

Kylian Mbappe memecah kebuntuan pada menit ke-30 melalui bola rebound. Namun, tidak ada selebrasi ikonik menyilangkan tangan di dada. Mbappe hanya tersenyum tipis, sebuah isyarat kecut seolah menyadari bahwa catatan golnya malam itu terasa hambar di bawah bayang-bayang kegagalan Liga Champions.

Baca Juga :  Real Madrid Gasak Bilbao 3-0, Ketat Tempel Barcelona di Puncak LaLiga

Reaksi berbeda ditunjukkan oleh Vinicius Jr. Setelah mencetak gol kedua untuk Madrid, penyerang asal Brasil itu tidak berlari menuju sudut lapangan untuk menari. Sebaliknya, ia menunjukkan gestur meminta maaf secara terbuka kepada publik Bernabeu, sebuah momen yang menangkap sisi rapuh dari sang bintang di hadapan tuntutan tinggi para pendukungnya.

Harapan Tipis di Sisa Musim

Meski meraih tiga poin penuh, jalan Real Madrid menuju takhta juara La Liga masih terjal dan bergantung pada nasib rival abadi mereka. Saat ini, Madrid tertinggal 6 poin dari Barcelona yang kokoh di puncak klasemen.

Baca Juga :  Indonesia Futsal Menang Besar, Hector Souto Harap Dukungan Suporter Lebih Ramai

Jarak tersebut bisa kembali melebar menjadi 9 poin apabila Barcelona berhasil menaklukkan Celta Vigo pada laga Kamis (23/4/2026) dini hari nanti. Dengan sisa hanya lima pertandingan menuju akhir musim, La Liga menjadi satu-satunya pelabuhan harapan bagi armada Carlo Ancelotti untuk tidak mengakhiri musim tanpa trofi di lemari mereka.

Pertandingan semalam bukan sekadar tentang angka di papan skor, melainkan tentang upaya para bintang dunia untuk kembali memenangkan hati para penggemarnya yang sedang terluka.***

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com