Kemensos dan Pemerintah Bogor Wujudkan Akses Pendidikan Merata Lewat Sekolah Rakyat Jasinga

0
Kemensos
Menteri Sosial Saifullah Yusuf.Foto : BPMI Setpres

NARASITODAY.COM, BOGOR – Kementerian Sosial (Kemensos) menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) dan pemerintah daerah untuk merekrut siswa Sekolah Rakyat Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pendaftaran tidak dibuka secara mandiri, melainkan dilakukan melalui penjangkauan langsung kepada masyarakat kurang mampu di sekitar wilayah Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  Optimisme Pemerintah tentang Investasi Asing di Indonesia Masih Dipertanyakan Para Ekonom

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan mekanisme itu dirancang agar calon siswa dari keluarga tidak mampu tidak terlewat dalam proses seleksi.

“Jadi ada penjangkauan, ada pembukaan, pendaftaran dijangkau oleh pemerintah, Kemensos, pemerintah daerah, dan BPS,” ujar Gus Ipul sapaan akrabnya di Bogor, Senin (27/4/2026).

Baca Juga :  GT World Challenge Asia 2025 di Mandalika Jadi Ajang Promosi Pariwisata dan Investasi NTB

Terkait asal siswa, Gus Ipul menegaskan Sekolah Rakyat Jasinga hanya menerima peserta dari wilayah Kabupaten Bogor, sesuai status sekolah yang berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten.

Sekolah tersebut akan menerapkan sistem berasrama dengan waktu pembelajaran hingga 20 jam per hari, mencakup pendidikan formal berjenjang SD, SMP, dan SMA sesuai kurikulum nasional, serta pendidikan karakter pada sore hari.

Baca Juga :  Gubernur Jabar KDM Pesan Kembalikan Bogor Kepada Jati Dirinya Sebagai Tanah Pusaka

Untuk menunjang proses belajar, fasilitas yang disiapkan meliputi laboratorium, perpustakaan, ruang ekstrakurikuler, dan sarana asrama sebagai bagian dari komitmen pemerintah agar penyelenggaraan Sekolah Rakyat berjalan optimal.***

Editor : Alysa

Wartawan : Amelia Azizah

Sumber : Timetoday.id