
NARASITODAY.COM, RUMPIN — Ketakutan warga RT 01 RW 07 Kampung Legok Nyenang, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, akhirnya terjawab.
Selama berhari-hari, hilangnya hewan ternak seperti ayam, bebek, hingga kambing sempat memicu kecurigaan adanya aksi pencurian misterius di tengah permukiman.
Namun, siapa sangka, “pelaku” yang selama ini membuat resah bukanlah manusia, melainkan seekor ular sanca berukuran besar.
Keresahan warga memuncak setelah kehilangan ternak terjadi hampir setiap malam.
Situasi itu mendorong warga untuk meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan ronda sekaligus pengintaian di sekitar kandang.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada Senin dini hari (27/4/2026). Sekitar pukul 03.30 WIB, seekor ular sanca dengan panjang lebih dari 4 meter tertangkap basah saat berada di dalam kandang ayam milik warga.
“Sudah sering makan ayam dan ternak lainnya. Hampir tiap malam ada yang hilang. Tadi jam setengah empat subuh berhasil kami tangkap di dalam kandang,” ungkap Haji Rosad, salah satu warga yang terlibat langsung dalam penangkapan.
Menurut Rosad, penangkapan itu bukan kebetulan. Ia mengaku sudah lama mencurigai adanya predator yang mengincar ternaknya. Bersama warga lain, ia pun rutin melakukan pengintaian hingga akhirnya berhasil menemukan sosok yang selama ini dicari.
“Sudah lama kami intai. Akhirnya ketahuan juga. Ternyata ular sanca besar. Sekarang sudah diamankan, masih di rumah, belum tahu mau diapakan,” ujarnya.
Peristiwa ini sekaligus menjawab teka-teki hilangnya ternak warga yang selama ini dianggap sebagai ulah pencuri.
Warga pun kini bisa bernapas lega setelah “teror malam” yang menghantui permukiman mereka berhasil dihentikan.
Meski demikian, kemunculan ular sanca berukuran besar di lingkungan permukiman menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal berdekatan dengan area semak atau aliran sungai yang menjadi habitat alami satwa liar.













