Memprihatinkan, Kepsek Minta Gedung SDN  Parakan Muncang Dibangun Tahun Ini

0

NARASITODAY.COM- Gedung ruang belajar utama SDN Parakanmuncang 01, Desa Parakanmuncang, Nanggung, Kabupaten Bogor diminta untuk dijadikan skala prioritas pembangunan.

Pasalnya, gedung yang direncanakan bertingkat untuk belajar bagi peserta didik tersebut dikhawatirkan sewaktu-waktu bisa roboh. Sebab, rembesan air yang terus menerus membuat kerusakan atap dak beton ruang kelas tersebut.

“Kondisi ruang kelas sangat mengkhawatirkan, atap dak beton ruang kelas ini sudah banyak yang terkelupas, tidak hanya atap betonnya saja, air hujan yang merembes juga berdampak pada dinding ruang kelas menjadi rusak,” kata kepala Sekolah SDN Parakanmuncang 01 Ondeng Sofwanudin. Senin (26/02/2024).

Baca Juga :  PJ Sekda Bogor Dilantik di Momentum Hardiknas

Ondeng menjelaskan, Gedung sekolah tersebut dibangun pada 2018 silam saat itu dirinya belum menjabat di sekolah tersebut. Bahkan pihaknya juga sudah mengusulkan sejak tahun 2020 terkait dengan kondisi kerusakan sekolahnya tersebut.

“Kita sudah berusaha semaksimal mungkin, baik di musrembang desa maupun Kecamatan sudah masuk, tinggal di kabupaten,” jelas Ondeng.

Meski dulu sempat di lakukan perbaikan oleh pihak pemborong, dengan dilakukan tambal sulam tetapi itu percuma, sebab kekuatan nya tidak lama dikarenakan air hujan ini terjadi tergenang di atap dak beton tersebut.

Baca Juga :  Seorang Pelajar SMP di Bogor Jadi Korban Penganiayaan Aksi Tawuran, Polisi Kejar Pelaku 

“Untuk pembangunan dengan keinginan kita gedung sekolah ini menjadi sekala prioritas,” bebernya.

Dengan jumlah murid 350 gedung sekolah bertingkat sebanyak 4 ruang, Dengan kondisi ini, kata Ondeng, dipastikan tak nyaman untuk proses kegiatan belajar mengajar bagi guru dan peserta didik.

“Saya sempat berencana kalau memang tidak ada pembangunan untuk gedung  ditingkatkan dengan dibuatkan atap penutup, karena kalau dibiarkan di khawatirkan akan jebol,” sambung Ondeng.

Baca Juga :  Camat Nanggung Himbau Untuk Selalu Waspada Kasus DBD Mulai Serang Warga

Tak hanya bangunan utama sekolah  yang telah mengalami kerusakan, terpantau terdapat 3 ruang kelas SDN Parakanmuncang 01 kondisinya sangat mengkhawatirkan.

Bahkan hampir seluruhnya plafon sekolah sudah pada lepas yang terlihat hanya rangka atap baja ringan.

Tiga ruang kelas yang dibangun tahun 2012, pihaknya seringkali  memperbaiki sarana belajar ruangan kelas.

“Masalahnya material genteng dengan baja ringan tidak klop dan bergeser terus dan berdampak pada kebocoran. Meski membahayakan terpaksa masih digunakan,” pungkasnya.***