Lembah Batu: Wisata di Kaki Gunung Salak yang Dorong Ekonomi Lokal

0

NARASITODAY.COM- Di kaki megahnya Gunung Salak, tepatnya di Desa Gunung Bunder II, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, terdapat sebuah destinasi wisata alam yang kini menjadi primadona wisatawan.

Lembah Batu, dengan hamparan sawah hijau yang menyejukkan mata, menawarkan suasana berlibur yang tak hanya memanjakan jiwa, namun juga menggerakkan roda ekonomi lokal.

Andri Ibrohim, pemilik Glamping Telaga Batu di kawasan Lembah Batu, mengungkapkan bahwa destinasi ini telah berjalan selama dua tahun dan melibatkan penuh masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Setelah Puluhan Tahun, Irigasi Bendungan Cikalong di Dramaga Kembali Difungsikan

“Semua karyawan yang bekerja di sini adalah warga setempat. Ini bukan hanya soal pariwisata, tapi juga upaya meningkatkan ekonomi lokal,” ujar Andri, Rabu (23/10/2024).

Keterangan – nikmati suasana alam pegunung di Glamping Lembah Batu, Desa Gunung Bunder II, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor

Tak tanggung-tanggung, ada sekitar 20 warga lokal yang terlibat dalam pengelolaan wisata ini. Dengan total luas lahan lebih dari 1 hektar, mereka mengembangkan berbagai fasilitas wisata seperti musola, kamar mandi, aula gazebo, area parkir luas, area camping, dan kantin yang nyaman.

Baca Juga :  Tertarik Mendaki Carstensz? Inilah 5 Hal yang Wajib Kamu Ketahui Sebelum Memulai Petualangan

“Tujuan utama kami membangun Lembah Batu adalah untuk memajukan kampung halaman dan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar. Kami ingin warga lokal berperan aktif, bukan hanya jadi penonton di tanah mereka sendiri,” tambah Andri.

Untuk menikmati pengalaman glamping di Telaga Batu, pengunjung bisa menyewa tenda dengan harga terjangkau, yakni Rp450.000 hingga Rp550.000 saat weekend dan Rp550.000 hingga Rp650.000 saat weekend.

Baca Juga :  Menikmati Pemandangan Birunya Air Cawene Pamijahan, Primadona Wisata Jelang Tahun Baru, yuk Intip!!

Jika glamping penuh, ada alternatif lainnya seperti menyewa dek di tepi sungai dengan harga Rp100.000, atau fallet hanya seharga Rp10.000 per unit.

Selain pemandangan persawahan dan Gunung Salak yang menakjubkan, Lembah Batu juga menawarkan kolam renang dengan air yang berasal langsung dari sumber mata air pegunungan.

“Wisatawan dapat menikmati segarnya udara pegunungan dan pemandian alami yang jernih dan menyegarkan,” tutup Andri.(Man)