Pembangunan Pos Pengamanan Presiden di Bogor Capai 71 Persen, Selesai dalam Dua Minggu

0
PJ Bupati Bogor, Bachril Bakri, Saat Tinjau Pos Pengamanan di Sekitar Rumah Presiden RI di Bojong Koneng. Selasa (29/10/2024) Rifki Ramadan/bogor today

NARASITODAY.COM  – Penjabat (PJ) Bupati Bogor, Bachril Bakri, menyampaikan bahwa proses pembangunan pos pengamanan di kediaman Presiden RI telah mencapai 71 persen dan dapat segera digunakan.

Menurut Bachril, target penyelesaian proyek ini adalah dua minggu mendatang.

“Pembangunan sedang berjalan, targetnya dalam dua minggu bisa selesai dan langsung bisa digunakan,” ujar Bachril pada Selasa (29/10).

Baca Juga :  Dari Kepala Desa hingga Wabup, Jaro Ade Tak Lupa Akar, Tetap Blusukan ke Pelosok

Pembangunan pos pengamanan gabungan ini menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah (pemda) untuk memastikan keamanan di sekitar lingkungan rumah Presiden.

Bachril menegaskan bahwa pembangunan ini sepenuhnya dibiayai dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

“Ini adalah kewajiban Pemda untuk menyediakan sarana dan prasarana pengamanan sesuai kesepakatan. Pendanaannya menggunakan APBD,” jelasnya.

Pos pengamanan tersebut dirancang dengan fasilitas lengkap. Selain ruang VVIP yang dapat digunakan oleh menteri, Pangdam, atau Kapolda, ada juga ruang bagi pasukan pengamanan Presiden.

Baca Juga :  Astaghfirullah!! Kotak Amal Mushola di Nanggung Dibobol Maling, Uang Jutaan Rupiah Raib

“Ada dua ruang di sini, salah satunya ruang VVIP yang bisa ditempati oleh Menteri, Pangdam, atau Kapolda. Ruangan kedua untuk pasukan pengawal Presiden. Saat ini sudah ada 90 orang pasukan yang menginap di pos tersebut,” lanjut Bachril.

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten Bogor Wujudkan Pemerintahan Efektif dan Efisien dengan Penguatan Sistem Kinerja

Bachril juga mengaku bahwa pihaknya telah memikirkan segala potensi hambatan dalam pembangunan agar proyek ini dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.

Salah satu diskusi penting adalah memastikan akses jalan yang optimal menuju lokasi kediaman Presiden.

“Semua sudah kami diskusikan, termasuk bagaimana memastikan akses jalan bagi Presiden agar bisa menuju lokasi ini dengan aman dan lancar,” tutupnya.***