Aksi Pengendara BMW Melawan Arah dan Tabrak Pengangkut Galon di Duren Tiga, Polisi Buru Pelaku

0

NARASITODAY.COM – Sebuah insiden melibatkan pengendara mobil mewah BMW yang melawan arus hingga menabrak beberapa sepeda motor, termasuk seorang pengangkut galon, terjadi di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Aksi arogan tersebut sempat viral di media sosial, membuat publik geram dan menyoroti kasus ini.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Suyudi, mengonfirmasi kejadian tersebut berlangsung pada Rabu, 13 November 2024.

Baca Juga :  Warganet Desak Sekolah Tindak Tegas Setelah Kasus Viral Perilaku Tidak Pantas Pelajar terhadap Almarhum

Saat ini, polisi masih berupaya mengidentifikasi dan melacak keberadaan pengemudi BMW yang diduga sengaja melawan arah di tengah lalu lintas yang padat.

“Itu kejadiannya kemarin. Saat ini kami masih mencari tahu keberadaan pelaku karena korbannya sendiri belum melapor,” ujar AKP Suyudi ketika dikonfirmasi, Kamis (14/11/2024).

Menurut Suyudi, hingga kini belum ada laporan resmi dari korban atau saksi yang menyatakan diri sebagai pihak yang dirugikan dalam peristiwa ini.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Konsisten Jaga Ekosistem, Tebar 10.000 Ikan Sesuai Habitat di Telaga Saat dan Sekitar Sungai Ciliwung

Polisi pun mengandalkan laporan dari masyarakat dan keterangan saksi di lapangan untuk mengidentifikasi pengangkut galon yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

“Informasinya, korban tidak mengalami luka serius. Namun, hingga saat ini dia belum melapor, dan kami juga belum mendapat data identitasnya,” kata Suyudi.

Baca Juga :  Video Viral Kemati Tapir di Mesuji Picu Koordinasi Intensif Polisi dan Kementerian Kehutanan

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Polsek Duren Tiga dan Bhabinkamtibmas setempat guna mencari korban agar segera melapor jika memang mengalami kerugian.

Polisi berupaya memahami lebih jauh kronologi kejadian yang viral ini.

“Kami masih menelusuri informasi yang beredar. Kronologi pastinya belum bisa kami simpulkan karena korban dan saksi utama belum ditemukan,” imbuhnya.***