NARASITODAY.COM – Victoria Beckham, mantan personel Spice Girls dan desainer mode ternama, baru-baru ini membuka suara tentang perjalanan diet ekstrem yang telah dijalaninya selama 25 tahun. Dalam wawancara mendalam dengan The Telegraph, ia mengungkapkan bahwa keputusan untuk menjalani diet ketat bukan semata-mata untuk mempertahankan penampilan fisik, tetapi lebih sebagai upaya untuk mengatasi masalah kulit yang telah mengganggunya sejak kecil.
“Saya mulai menghindari daging pada usia delapan tahun, dan saat remaja, saya menghadapi masalah jerawat yang membuat saya sangat tidak percaya diri,” ungkap Victoria dengan nada reflektif.
Victoria menjelaskan bahwa perjuangannya melawan jerawat dan masalah kulit lainnya telah membentuk pola makannya. “Saya ingat ketika saya berusia 14 tahun, saya sangat ingin memiliki kulit yang bersih dan sehat. Saya mencoba berbagai produk dan perawatan, tetapi tidak ada yang benar-benar berhasil. Akhirnya, saya menyadari bahwa apa yang saya konsumsi juga mempengaruhi kondisi kulit saya,” tambahnya.
Diet yang awalnya bertujuan untuk memperbaiki kondisi kulitnya ini kemudian berkembang menjadi pola hidup disiplin yang mencakup penghindaran terhadap beberapa jenis gandum dan tepung. “Karena masalah kulit saya, saya menjadi sangat berhati-hati dengan apa yang saya makan. Saya menghindari makanan olahan dan lebih memilih makanan segar,” jelasnya.
“Saya hampir selalu mengonsumsi ikan panggang dan sayuran kukus setiap hari. Meskipun terlihat monoton, saya menemukan cara untuk membuatnya tetap menarik dengan berbagai bumbu dan rempah.”
Victoria juga berbagi bahwa ia menggunakan perangkat kecantikan berbasis sinar LED setiap pagi sebagai bagian dari rutinitas perawatan kulitnya. “Perangkat ini membantu meningkatkan sirkulasi darah dan merangsang produksi kolagen, yang sangat penting untuk menjaga elastisitas kulit,” katanya.
“Tentu saja, saya sesekali menikmati segelas anggur atau makanan favorit saya saat berkumpul dengan teman-teman,” ujarnya.
Victoria juga mencerminkan bagaimana pandangannya tentang kecantikan telah berubah seiring waktu. “Mungkin saya memang terlihat tegang di banyak foto karena merasa tidak nyaman dengan penampilan saya saat itu. Sekarang, saya lebih fokus pada kesehatan daripada hanya sekadar penampilan,” akunya dengan tulus.
Victoria menegaskan bahwa perjalanan ini bukan hanya tentang penampilan luar tetapi juga tentang rasa percaya diri dan kesejahteraan secara keseluruhan. “Saya ingin orang-orang tahu bahwa menjaga kesehatan tubuh dan kulit adalah perjalanan seumur hidup. Ini bukan hanya soal diet atau tren kecantikan sementara, ini adalah komitmen terhadap diri sendiri.” tutup Victoria***














