NARASITODAY.COM – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon, Effendi Edo dan Siti Farida dengan penuh keyakinan mengklaim kemenangan dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Cirebon 2024 setelah meraih 45% suara berdasarkan hasil quick count yang dirilis oleh beberapa lembaga survei terkemuka.
Dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu malam, 27 November 2024, di markas pemenangan mereka, kedua pasangan ini menyatakan rasa syukur yang mendalam atas dukungan luar biasa dari masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada mereka untuk memimpin dan mengelola Kota Cirebon ke depan.
Effendi Edo, yang sebelumnya menjabat sebagai anggota DPRD Kota Cirebon, menegaskan bahwa hasil sementara ini mencerminkan adanya dukungan kuat dari masyarakat terhadap visi dan misi yang mereka tawarkan selama masa kampanye.
“Kami berkomitmen untuk membawa perubahan positif bagi Kota Cirebon. Ini adalah amanah yang akan kami jalankan dengan sebaik-baiknya demi kesejahteraan masyarakat. Kami akan fokus pada program-program yang dapat meningkatkan kualitas hidup warga,” ujarnya dengan semangat.
“mereka akan segera menyusun program-program prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan infrastruktur di Cirebon”. tambah Siti Farida
Keduanya juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua relawan dan pendukung yang telah bekerja keras selama kampanye, serta kepada masyarakat yang telah memberikan suara mereka.
“Kami sangat menghargai setiap dukungan yang diberikan. Ini bukan hanya kemenangan bagi kami, tetapi juga kemenangan bagi seluruh masyarakat Cirebon yang menginginkan perubahan,” kata Siti Farida.
Meskipun hasil quick count menunjukkan keunggulan bagi pasangan ini, mereka tetap menghormati proses penghitungan suara resmi yang akan dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Kami mengajak semua pihak untuk bersabar menunggu hasil resmi dari KPU. Kami percaya pada transparansi dan akurasi dalam setiap proses pemilu. Kami siap untuk bekerja sama dengan semua pihak demi menjaga keamanan dan ketertiban selama proses rekapitulasi suara,” tambah Effendi Edo.***














