BARASITODAY.COM – Persib Bandung tengah berduka atas kepergian sosok yang telah menjadi bagian penting dari klub selama lebih dari 16 tahun, yaitu Dokter Tim Mochamad Rafi Ghani. Rafi berpulang pada Senin malam, 23 Desember 2024, di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, dalam usia 55 tahun setelah mengalami penurunan kesehatan yang signifikan.
Kabar duka ini disampaikan melalui pesan resmi dari media officer Persib, M. Jatnika Sadili, yang mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam bagi seluruh keluarga besar Persib dan para penggemar setia, Bobotoh.
Rafi Ghani dikenal sebagai sosok yang penuh dedikasi dan perhatian terhadap pemain serta staf tim. Sejak bergabung dengan Persib pada tahun 2009, ia tidak hanya menjalankan tugas medisnya, tetapi juga berperan sebagai mentor dan sahabat bagi para pemain.
Kontribusinya sangat berarti dalam membawa Persib meraih dua gelar juara Liga Super Indonesia pada tahun 2014 dan Liga 1 2023/2024. Momen terakhirnya bersama tim adalah saat mendampingi operasi pemain Dedi Kusnandar yang mengalami cedera parah, menunjukkan komitmennya yang tak tergoyahkan meskipun dalam keadaan sakit.
Dalam wawancara setelah kepergian Rafi, Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, menyatakan, “Kami sangat kehilangan sosok yang baik dan penuh dedikasi ini. Rafi bukan hanya seorang dokter dia adalah teman dan keluarga bagi kami semua. Beliau selalu siap membantu kapan pun dibutuhkan dan tidak mengenal lelah dalam mendampingi para pemain.” Umuh
“Rafi memiliki kemampuan luar biasa dalam merawat pemain dengan penuh kasih sayang dan perhatian, sehingga banyak dari mereka merasa nyaman untuk berbagi masalah kesehatan mereka.” lanjut umuh
Para pemain juga memberikan penghormatan kepada Rafi melalui media sosial. Kapten tim, Ardi Idrus, menulis, “Rafi adalah sosok yang selalu ada untuk kami. Dia tidak hanya merawat fisik kami tetapi juga selalu memberikan dukungan moral. Kami akan merindukan kehadirannya di lapangan.”
Sementara itu, Dedi Kusnandar, yang pernah mendapatkan perawatan langsung dari Rafi setelah cederanya, mengungkapkan rasa syukur dan duka mendalam “Saya berhutang banyak kepada Rafi. Dia selalu ada di saat-saat sulit saya dan memberikan motivasi untuk bangkit kembali.”
Kepergian Rafi meninggalkan duka mendalam di hati para pemain dan penggemar. Ucapan belasungkawa mengalir deras dari berbagai kalangan, termasuk mantan pemain dan pejabat klub, menunjukkan betapa besar rasa kehilangan atas sosok yang telah dianggap sebagai bagian dari keluarga besar Persib.
Di media sosial, netizen juga ramai memberikan komentar tentang kepergian Rafi. Salah satu netizen menulis,
“Rafi adalah pahlawan tanpa tanda jasa bagi kami para Bobotoh. Terima kasih atas semua pengabdianmu!”
“Kehilangan ini sangat berat. Semoga amal ibadah beliau diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.”
Pemakaman Rafi Ghani berlangsung di TPU Sirnaraga, Kota Bandung, pada Selasa pagi, 24 Desember 2024. Pemakaman tersebut dihadiri oleh banyak rekan-rekan sejawat, pemain, serta penggemar yang ingin memberikan penghormatan terakhir.
Suasana haru menyelimuti acara tersebut saat para penggemar menyanyikan lagu-lagu kebangsaan Persib sebagai bentuk penghormatan kepada sosok yang telah banyak dibangun oleh dedikasi dan kerja kerasnya selama bertahun-tahun.
Kepergian Rafi Ghani menjadi kehilangan besar bagi dunia sepak bola Indonesia, terutama bagi Persib Bandung.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel














