Ratusan Pecinta Durian Padati Festival Durian di Leuwiliang

0
PJ Bupati Bogor saat memilih Durian yang di jajakan dalam Festival Durian di Leuwiliang. Sabtu (8/2).

NARASITODAY.COM – Ratusan pecinta durian memadati Festival Durian yang digelar di Alun-alun Kantor Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (8/2/2025).

Festival ini menjadi ajang promosi bagi durian khas Leuwiliang yang terkenal dengan kelezatannya, terutama jenis durian Cengal.

Penjabat (Pj) Bupati Bogor, Bachril Bakri, mengatakan bahwa festival ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian petani durian serta memperkenalkan potensi agrowisata di wilayah tersebut.

“Pertama adalah upaya kita dalam pengembangan pariwisata. Dengan adanya festival durian ini, kita berharap masyarakat dari seluruh Indonesia, khususnya Jawa Barat, bisa mengetahui bahwa durian dari Kecamatan Leuwiliang ini enak,” ujarnya.

Baca Juga :  Mau Liburan? Kenali 5 Tempat Wisata Terbaru di Kalimantan Selatan !

Bachril menyebutkan bahwa Kecamatan Leuwiliang memiliki dua jenis durian unggulan, yaitu durian dari Desa Karyasari dan Desa Pabangbon. Menurutnya, kualitas durian lokal ini bahkan tidak kalah dengan durian impor seperti Musang King.

“Durian ini bisa diolah dan dikelola menjadi berbagai produk, seperti dodol dan keripik. Ini bagian dari pengembangan ekonomi masyarakat,” katanya.

Ke depan, Pemkab Bogor berencana menjadikan festival ini sebagai agenda tahunan untuk meningkatkan promosi produk olahan durian serta hasil panen durian lokal.

Baca Juga :  Kiat Cerdas! 5 Jurus Mengatasi Dinding Rembes Agar Rumah Tetap Nyaman

“Ini sudah menjadi agenda tahunan kita. Harapannya, bupati yang baru nanti bisa melanjutkan program ini sehingga promosi durian Leuwiliang lebih mudah dilakukan,” katanya.

Lebih lanjut, Bachril menegaskan bahwa kualitas durian lokal tidak kalah dengan produk impor.

“Adanya durian impor harus jadi motivasi bagi kita untuk meningkatkan kualitas. Durian dari Karyasari dan Pabangbon tidak kalah enak, rasanya luar biasa, kualitasnya prima,” tuturnya.

Salah satu pengunjung festival, Mega, mengaku puas dengan durian lokal yang ditawarkan. Selain rasanya yang legit, harganya juga lebih terjangkau dibanding durian impor.

Baca Juga :  Kapolres Ungkap Motif di Balik Pembunuhan Bos Ruko oleh Kuli Bangunan

“Pengen nyobain durian lokal, harganya juga murah. Tadi ambil banyak, cuma Rp40 ribuan per buah, jadi saya borong lima,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi festival ini sebagai ajang bagi pecinta durian untuk mencicipi berbagai varian durian dari daerah berbeda.

“Enak-enak sih duriannya. Saya memang suka eksplor durian dari berbagai daerah. Kemarin waktu mudik ke Dumai, saya coba durian Lampung. Jadi pas ada festival ini, saya penasaran coba durian asli Leuwiliang,” pungkasnya.