Pemkot Bogor Persiapkan Pasar Jambu Dua sebagai Alternatif Relokasi Pedagang Pasar Bogor

0
Pemkot Bogor Persiapkan Pasar Jambu Dua sebagai Alternatif Relokasi Pedagang Pasar Bogor

NARASITODAY.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kini tengah mempersiapkan langkah besar dalam penataan pasar tradisional. Sebagai bagian dari rencana revitalisasi Pasar Bogor, relokasi pedagang ke Pasar Jambu Dua dan Pasar Sukasari menjadi fokus utama.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa proses ini merupakan komitmen Pemkot Bogor untuk menciptakan pasar yang lebih modern, nyaman, dan ramah pengunjung.

Saat ini, Pasar Jambu Dua telah selesai dibangun dan menjadi tempat yang ramai dengan pengunjung. Tercatat, ada 1.141 kios di pasar ini, dengan sekitar 300 kios telah diisi oleh pedagang dari Pasar Bogor yang sebelumnya menempati lokasi lama.

Dedie menjelaskan bahwa pasar ini telah siap untuk menerima lebih banyak pedagang dan pengunjung, yang bisa disaksikan langsung oleh para pedagang eksisting Pasar Bogor.

Baca Juga :  Semarak Dulag Istimewa Meriahkan HJB Ke-543

“Ini adalah langkah nyata dalam penataan kota. Pasar Jambu Dua sudah selesai dibangun, dan sekarang sudah nyaman serta ramai dikunjungi pembeli. Saya yakin, pedagang dari Pasar Bogor akan merasakan manfaatnya,” ungkap Dedie A. Rachim saat meninjau pasar pada Rabu (5/3/2025), didampingi oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin.

Salah satu tujuan relokasi ini adalah untuk menyelesaikan rencana revitalisasi Pasar Bogor dan Plaza Bogor. Setelah Lebaran, Pemkot Bogor akan memulai proses pergeseran pedagang ke Pasar Jambu Dua, dengan sekitar 800 kios yang masih tersedia untuk pedagang yang berasal dari Pasar Bogor.

“Pembangunan Pasar Jambu Dua sudah selesai 100 persen, dan fasilitasnya sangat lengkap. Ada pedagang sayur, buah, daging, ikan, hingga unggas. Lantai atas pun menyediakan tempat kuliner dan produk fesyen yang menarik,” kata Dedie A. Rachim, menambahkan bahwa pengelolaan sampah pasar kini berada di bawah tanggung jawab Perumda Pasar untuk memastikan kebersihan tetap terjaga.

Baca Juga :  Hujan Deras dan Angin Kencang Mengintai, BMKG Ingatkan Warga Jawa Barat

Pemkot Bogor juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan pasar secara konsisten, bukan hanya saat kunjungan pejabat. “Ini adalah contoh yang baik. Mari kita jaga kebersihan pasar ini secara berkelanjutan, tidak hanya saat kunjungan saja,” tegas Dedie.

Dalam kesempatan tersebut, beberapa jajaran Pemerintah Kota Bogor, termasuk Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin, juga ikut berbelanja kuliner, sayuran, dan produk fesyen. Salah satu pedagang fesyen, Muhamad Rizki Delanda, merasa sangat terbantu dengan adanya konsep bazar Ramadan di Plaza Jambu Dua. Berbagai promo menarik yang ditawarkan berhasil menarik minat banyak pengunjung, yang menurutnya sangat mendukung perkembangan UMKM lokal.

Baca Juga :  Tangsel Cari Solusi Setelah Pemkab Bogor Hentikan Kerja Sama Sampah Cileungsi

“Alhamdulillah, konsep bazar Ramadan sangat membantu kami, terutama sebagai brand lokal. Kami memproduksi sendiri, dari desain hingga packaging. Terima kasih kepada para pelanggan dan pedagang lain yang terus mendukung kami,” kata Rizki, penuh rasa syukur.

Dengan relokasi ini, Pemkot Bogor berharap Pasar Jambu Dua tidak hanya menjadi pusat perdagangan yang lebih modern, tetapi juga dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi UMKM yang menjadi tulang punggung pasar tradisional.***