Kumuh dan Bau, Tumpukan Sampah Penuhi Sungai di Desa Barengkok

0
Sejumlah sampah dalam pelastik berserakan di aliran sungai yang berada di Desa Barengkok, Leuwiliang, Kabupaten Bogor

NARASITODAY.COM- Pemandangan tak sedap terlihat di aliran sungai dekat kantor Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Sampah rumah tangga dan limbah pedagang kaki lima (PKL) menumpuk di sepanjang sungai, menimbulkan bau tak sedap dan mencemari lingkungan.

Seorang pengguna jalan, Andre, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi tersebut. Menurutnya, sampah yang mengotori sungai seharusnya segera ditangani sebelum berdampak lebih parah terhadap lingkungan dan kesehatan warga sekitar.

Baca Juga :  Penataan PKL Pakansari Jadi Prioritas, DPRD Pastikan Ekonomi Masyarakat Tak Terputus

“Di bantaran sungai dekat Desa Barengkok ini banyak sekali tumpukan sampah, baik dari rumah tangga maupun pedagang. Ini harus segera dirapikan karena bisa menyebabkan banjir akibat saluran air yang tersumbat,” ujarnya, Selasa (25/3/2025).

Dia juga berharap agar masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Selain itu, ia meminta pemerintah setempat turun tangan untuk mengatasi permasalahan ini sebelum semakin parah.

Baca Juga :  Nikmati Diskon Tarif Tol Hingga 20% di 26 Ruas Tol Selama Libur Nataru 2025-2026

“Kita ingin pemerintah setempat lebih peduli terhadap kondisi ini. Jangan sampai tumpukan sampah ini dibiarkan hingga mencemari lingkungan lebih luas,” katanya.

Jadi kata dia, kondisi ini mencerminkan Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan serta minimnya pengawasan dari pihak berwenang.

Baca Juga :  Kemenhan dan BPJS Siapkan Santunan hingga Rp168 Juta bagi Keluarga Calon Manajer Kopdes Merah Putih

“Jika tidak segera ditangani, tumpukan sampah ini berpotensi menjadi sumber penyakit dan menyebabkan bencana banjir di wilayah sekitar,” bebernya.

Saat dikonfirmasi melalui telepon, Kepala Desa Barengkok, Yulisdiawati, enggan memberikan tanggapan terkait permasalahan ini.***