Sistem Buka-Tutup di Rest Area Tol Japek Dampak Arus Mudik yang Meningkat

0
Sistem Buka-Tutup di Rest Area Tol Japek Dampak Arus Mudik yang Meningkat

NARASITODAY.COM – Memasuki puncak arus mudik Lebaran 2025, jalan tol Jakarta-Cikampek (Japek) mengalami peningkatan kepadatan yang signifikan. Di rest area Km 57, sistem buka tutup diterapkan untuk mengatur arus pemudik yang semakin ramai. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemacetan yang lebih parah di titik-titik rawan seperti di area Karawang dan Cikarang.

Pada Sabtu pagi, 29 Maret 2025, Jasa Marga, melalui akun media sosialnya, menginformasikan bahwa pada pukul 11.00 WIB, di rest area Karawang Timur Km 57, diberlakukan rekayasa lalu lintas buka tutup secara situasional. “11.00 WIB #Tol_Japek Rest Area Karawang Timur KM 57 arah Cikampek DIBERLAKUKAN Rekayasa lalu lintas BUKA-TUTUP secara situasional,” tulis Jasa Marga.

Baca Juga :  PBB Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2026 Jadi 2,7%

Selain itu, Jasa Marga juga menyampaikan bahwa kepadatan volume lalu lintas cukup terasa di beberapa titik sepanjang Tol Japek. “11.00 WIB #Tol_Japek Cikarang Barat-Cikarang Pusat PADAT, kepadatan volume lalin. Karawang Barat-Karawang Timur PADAT, kepadatan volume lalin,” lanjut informasi tersebut.

Skema Rekayasa Lalu Lintas untuk Menangani Kepadatan

Terkait pengaturan arus kendaraan, Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menjelaskan langkah-langkah rekayasa lalu lintas yang diterapkan. Menurutnya, sistem contraflow diberlakukan di beberapa titik sepanjang Tol Jakarta-Cikampek untuk mengurai kemacetan. Pada hari itu, contraflow diterapkan di Km 47 hingga Km 55, lalu dilanjutkan dari Km 55 hingga Km 70.

Baca Juga :  Pemerintah Terapkan One Way hingga Ganjil Genap Saat Mudik Lebaran 2026

“Hari ini update traffic rekayasa lalu lintas H-2 melakukan contraflow satu lajur dari Km 47-Km 55. Kami lanjutkan lagi contraflow yang kedua Km 55-70 Tol Jakarta-Cikampek,” kata Irjen Agus.

Selain contraflow, kebijakan one way nasional juga masih berlaku di jalur tol ini. Sistem one way diberlakukan dari Km 70 hingga Km 414 di Kalikangkung, Semarang, sejak Jumat, 28 Maret 2025, pukul 09.00 WIB. Irjen Agus menambahkan bahwa situasi lalu lintas masih terkendali, meskipun arus kendaraan terus meningkat.

Baca Juga :  Rekayasa Lalu Lintas One Way Diterapkan Menuju Puncak, 10 Ribu Kendaraan Sudah Masuk

“One way nasional dari Km 70 Cikampek sampai dengan KM 414 Kalikangkung Semarang mulai Jumat, 28 Maret 2025 pukul 09.00 WIB masih diberlakukan dengan memperhatikan traffic counting dan bangkitan arus. Situasi arus lalu lintas secara umum terkendali dan kondusif,” jelasnya, memberikan jaminan keamanan dan kelancaran bagi para pemudik yang sedang melintasi jalur utama ini.

Dengan berbagai upaya rekayasa lalu lintas tersebut, diharapkan perjalanan mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.***