Cibinong Menuju Ibu Kota, Tapi Masih Bergelut dengan Pengangguran

0
Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, Bambam Setia Aji. Foto : timetoday.id/Amelia Azizah.

NARASITODAY.COM – Di balik geliat pembangunan dan rencana besar menjadikan Cibinong sebagai ibu kota baru Kabupaten Bogor, terselip sebuah tantangan yang tak bisa diabaikan: angka pengangguran yang mencolok.

Data terbaru dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor pada tahun 2024 menunjukkan bahwa sebanyak 6.518 warga Cibinong tercatat tidak memiliki pekerjaan. Jumlah ini menjadikan Cibinong sebagai kecamatan dengan pengangguran tertinggi di antara 40 kecamatan lainnya.

Tak bisa dipungkiri, Cibinong memang menyandang predikat sebagai wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak di Kabupaten Bogor. Hal ini pun disebut menjadi salah satu penyebab utama tingginya jumlah pengangguran di sana.

Baca Juga :  Ratusan Siswa SMAN 1 Jasinga Ikuti Sosialisasi Pemilu oleh Panwascam

“Kenapa Cibinong paling besar? Ya karena jumlah penduduknya pun paling besar. Presentase pengangguran kan kurang lebih dari situ,” ujar Bambam Setia Aji, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, saat ditemui wartawan, Jumat (25/4/2025).

Namun, tingginya angka pengangguran ini bukan sekadar angka statistik semata. Cibinong kini berada dalam sorotan karena status barunya sebagai calon pusat pemerintahan kabupaten. Pemerintah Kabupaten Bogor pun tak tinggal diam. Menyadari pentingnya peran strategis Cibinong, mereka mulai menyusun langkah-langkah serius untuk mengatasi fenomena ini.

Baca Juga :  Bupati Bogor Apresiasi Gerakan Pangan Murah Serentak di 40 Kecamatan 120 Ton Beras Tersedia Untuk Masyarakat

“Artinya memang, kami diminta khusus oleh Pak Bupati untuk menangani anomali ini harus seperti apa. Biar jangan sampai misalnya di ibu kota kita seperti itu. Harusnya kan final project-nya di ibu kota baru kita, nah baru ke daerah yang lain,” jelas Bambam.

Ia menambahkan, saat ini pemerintah tengah menyusun arah kebijakan pembangunan jangka menengah yang akan dituangkan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Strategi penanganan pengangguran di Cibinong pun menjadi bagian penting dari rencana tersebut.

Baca Juga :  Angin Kencang Disertai Hujan Deras Rusak 18 Rumah di Citeureup

“Kita sedang memikirkan hal ini. Mudah-mudahan pada saat final RPJMD di bulan Agustus, kita sudah bisa menceritakan ‘oh Cibinong tuh harusnya kayak gini’, ritmenya seperti itu,” ujar Bambam penuh harap.

Berikut ini adalah 10 kecamatan dengan jumlah pengangguran tertinggi di Kabupaten Bogor berdasarkan data Disnaker tahun 2024:

Infografis: timetoday.id