Petani Muda di Sukajaya Raup Puluhan Juta dari Budidaya Bawang Merah

0
Petani Muda di Sukajaya Raup Puluhan Juta dari Budidaya Bawang Merah

NARASITODAY.COM – Berbekal tekad kuat dan semangat belajar, Firman Firdaus, petani muda asal Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, sukses membuktikan bahwa hasil tak akan mengkhianati usaha.

Melalui budidaya bawang merah, ia berhasil meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah sekali panen.

Firman mengungkapkan, kesuksesannya berawal dari ketertarikannya mempelajari teknik bercocok tanam bawang merah dari seorang rekannya asal Garut, Jawa Barat.

Baca Juga :  5 Pentingnya Membaca Buku Satu Halaman Setiap Hari untuk Meningkatkan Kualitas Hidup!

Dari sanalah ia mendapatkan ilmu dan inspirasi untuk mengembangkan usaha tani bawang merah di kampung halamannya.

Dengan modal 400 kilogram bibit bawang merah jenis Balikaret dan Brebes, Firman menanam di lahan seluas setengah hektare. Selama tiga bulan masa tanam dan perawatan, ia berhasil memanen hasil maksimal.

“Selama tanam dua bulan dengan modal bibit sebanyak itu, saya bisa panen enam ton bawang merah di lahan setengah hektare,” ujar Firman kepada wartawan, Minggu (27/4/2025).

Baca Juga :  DPRD Kabupaten Bogor Dukung Penuh Pembangunan Strategis Waduk Cibeet dan Cijurey

Firman menjelaskan, keberhasilan budidaya ini tak lepas dari pendampingan intensif oleh ahli bawang asal Garut. Ia menilai, tanpa pendampingan, bertani bawang merah di wilayah Bogor cukup berisiko gagal.

“Ini murni modal sendiri. Tapi saya tetap minta pendampingan dari ahlinya. Karena meskipun tanam di Bogor, kalau tanpa bimbingan ahli, hasilnya belum tentu berhasil,” terangnya.

Baca Juga :  PC PMII Kabupaten Bogor Gelar Sekolah Kepemimpinan untuk Tingkatkan Mutu Kader Perempuan

Dari panen perdana tersebut, Firman mengaku mengantongi keuntungan lebih dari Rp45 juta setelah dikurangi modal dan biaya tenaga kerja.

Melihat hasil yang menjanjikan ini, Firman berencana untuk memperluas lahan budidayanya.

“Insya Allah ke depan saya akan memperluas lagi budidaya bawang merah ini, karena hasilnya cukup meyakinkan, terutama untuk kami yang tinggal di pedesaan,” tutupnya.***