Kecelakaan Lalu Lintas di Bogor Kembali Memakan Korban, Pengendara Motor Tewas di Tempat

0
Ilusrtasi kaca pecah

NARASITODAY.COM – Pagi hari yang seharusnya menjadi kesenangan karena banyak orang yang beraktifitas seperti berolahraga,atau kepasar. Minggu ini berbeda di Citeureup, Bogor.Namun, bagi seorang pria berinisial JR, perjalanan dari Sentul menuju Citeureup berubah menjadi peristiwa tragis yang merenggut nyawanya.

JR, pengendara sepeda motor Honda Vario berusia 52 tahun, terlibat dalam kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Kelurahan Karang Asem. Ia kehilangan nyawa setelah motornya terlibat senggolan dengan kendaraan lain dan akhirnya jatuh tepat di jalur sebuah truk yang sedang melaju.

Baca Juga :  Valentino Rossi Ungkap Harapan Besar untuk VR46 Racing Team di MotoGP 2025

Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ferdhyan Mulya, kecelakaan bermula saat JR mencoba menyalip motor lain yang berada di depannya.

“Setibanya di TKP, bergerak ke kanan jalan mendahului kendaraan jenis sepeda motor yang searah di depannya,” terang Ferdhyan saat dikonfirmasi, Senin (19/5/2025).

Namun upaya mendahului itu berujung nahas. Bagian kiri sepeda motor JR menyenggol bagian kanan motor yang tengah ia salip. Senggolan itu menyebabkan JR terjatuh ke arah kanan jalan, tepat di samping truk yang datang dari arah berlawanan.

Baca Juga :  Pj.Bupati Bogor Ajak Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sukseskan Pembangunan

“Pengemudi membentur aspal tepat berada di samping kanan roda belakang kendaraan truk yang langsung melakukan pengereman,” lanjutnya, menjelaskan kronologi detik-detik sebelum korban kehilangan nyawanya.

Benturan keras ke permukaan jalan menyebabkan luka parah di bagian kepala. Nyawa JR tak terselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian sebelum sempat mendapatkan perawatan medis. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas di wilayah Bogor yang dipicu oleh manuver berisiko di jalan raya.

Baca Juga :  Duka Mendalam Sambut Kedatangan Jenazah Korban Kecelakaan Elf Lampung di Cibinong

Meski sepeda motor menjadi alat transportasi andalan masyarakat, terutama di kawasan penyangga ibu kota seperti Bogor, namun kecepatan, kelincahan, dan ketidaksabaran di jalan kerap kali justru menjadi bumerang.

Pihak kepolisian kembali mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama saat mendahului kendaraan lain. Sedikit kelalaian bisa berujung fatal.

“Kami mengingatkan agar pengendara selalu memperhatikan situasi lalu lintas sekitar dan tidak terburu-buru, apalagi saat hendak mendahului. Pastikan jarak aman dan kondisi memungkinkan,” tutup Ferdhyan.***