Perubahan Harga BBM Pertamina dan Shell Mulai Berlaku, Ini Daftar Lengkapnya

0
Trump
Ilustrasi Mengisi ulang bahan bakar mobil secara manual di stasiun pengisian.(foto:istock)

NARASITODAY.COM – Sejumlah perusahaan penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM) seperti PT Pertamina (Persero), Shell Indonesia, BP-AKR, dan PT Vivo Energy Indonesia melakukan penyesuaian harga terhadap produk BBM non subsidi. Penurunan harga mulai berlaku per 1 Agustus 2025 di wilayah DKI Jakarta.

PT Pertamina menurunkan harga Pertamax (RON 92) dari Rp12.500 menjadi Rp12.200 per liter. Pertamax Turbo kini dijual seharga Rp13.200 per liter, turun dari Rp13.500. Adapun Pertamax Green (RON 95) turun dari Rp13.250 menjadi Rp13.000 per liter.

Baca Juga :  Copilot+ Kini Tersedia untuk PC AMD dan Intel: Fitur AI Canggih yang Wajib Dicoba!

Namun, untuk jenis BBM diesel, terjadi kenaikan harga. Dexlite (CN 51) naik menjadi Rp13.850 per liter dari sebelumnya Rp13.320, sedangkan Pertamina Dex (CN 53) naik dari Rp13.650 menjadi Rp14.150 per liter.

Shell Indonesia juga melakukan penyesuaian harga. Berdasarkan situs resmi mereka, Shell Super yang setara dengan Pertamax turun dari Rp12.810 menjadi Rp12.580 per liter. Shell V-Power turun dari Rp13.300 menjadi Rp13.050, sementara Shell V-Power Diesel naik dari Rp13.830 menjadi Rp14.380 per liter. Shell V-Power Nitro+ turun dari Rp13.540 menjadi Rp13.230 per liter.

Baca Juga :  Strategi Pemerintah Dorong Pemulihan Ekonomi Lewat 5 Program Penyerapan Tenaga Kerja

Berikut adalah daftar harga BBM per 1 Agustus 2025 di SPBU wilayah DKI Jakarta:

Penyedia Jenis BBM Harga (Rp/liter)
Pertamina Pertamax 12.200
Pertamax Turbo 13.200
Pertamax Green 13.000
Pertamina Dex 14.150
Dexlite 13.850
Pertamax (Pertashop) 12.100
Shell Shell Super 12.580
Shell V-Power 13.050
Shell V-Power Diesel 14.380
Shell V-Power Nitro+ 13.230
BP-AKR BP Ultimate 13.050
BP 92 12.550
BP Ultimate Diesel 14.380
Vivo Energy Revvo 90 12.490
Revvo 92 12.580
Revvo 95 13.050
Diesel Primus Plus 14.380
Baca Juga :  Harga Ayam Potong Naik di Kabupaten Bogor, Disdagin Ungkap Dua Pemicu Utama

 

Ikuti Berita : Google News
Ikuti Saluran WhatsApp : Narasitoday

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com