NARASITODAY.COM – Aktivitas seksual merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia, namun yang perlu diwaspadai adalah risiko efek negatifnya yang jarang disadari, termasuk dampak pada kesehatan mata.
Beberapa infeksi menular seksual dan perubahan fisiologis yang terjadi saat aktivitas seksual dapat berpengaruh pada kondisi mata hingga mengganggu penglihatan. Berikut lima efek negatif aktivitas seksual terhadap mata dan tips menjaga kesehatan mata agar tetap optimal.
1. Infeksi Herpes pada Mata
Herpes simplex virus (HSV) tipe 1 dan 2 tidak hanya menyebabkan lepuh di mulut dan genital, tapi juga bisa menginfeksi mata. Infeksi ini dapat menimbulkan peradangan kornea, luka permanen, hingga kebutaan bila tidak ditangani dengan baik. Herpes pada mata sering kali menimbulkan mata merah, nyeri, dan penglihatan kabur.
2. Penyakit Menular Seksual (PMS) Serang Mata
Penyakit seperti sifilis, gonore, dan klamidia bisa menyebar ke mata melalui kontak dengan cairan terinfeksi. Infeksi ini menyebabkan konjungtivitis berat yang ditandai mata merah, keluar nanah, dan peradangan serius. Jika terlambat diobati, infeksi PMS di mata dapat memicu komplikasi seperti jaringan parut dan penurunan penglihatan.
3. Gangguan Penglihatan karena Orgasme
Orgasme pada pria kadang disertai dengan peningkatan tekanan pada pembuluh darah retina (manuver valsalva). Tekanan ini dapat memicu pecahnya pembuluh darah di mata, menyebabkan perdarahan dan gangguan penglihatan sementara. Meski biasanya membaik sendiri, gangguan ini bisa menyebabkan pusing dan penglihatan kabur.
4. Kutil Kelamin dan Mata
Human papilloma virus (HPV) yang menyebabkan kutil kelamin dapat menyebar ke mata, terutama bulu mata dan alis, menimbulkan benjolan dan iritasi. Kondisi ini perlu segera ditangani agar tidak menimbulkan komplikasi yang lebih parah.
5. Efek Obat-obatan Seksual pada Mata
Beberapa obat untuk disfungsi ereksi dan pengobatan lain yang berhubungan dengan aktivitas seksual diketahui dapat menimbulkan efek samping pada mata, misalnya penglihatan kabur, sensitivitas terhadap cahaya, dan perubahan warna penglihatan. Penggunaan obat-obatan ini harus sesuai dosis dan anjuran dokter agar risiko gangguan penglihatan bisa diminimalkan.
Tips Melindungi Penglihatan saat Beraktivitas Seksual
- Praktikkan seks aman untuk menghindari infeksi menular seksual yang bisa menyerang mata.
- Selalu cuci tangan sebelum menyentuh area sensitif, termasuk mata, untuk mencegah penyebaran kuman.
- Segera konsultasikan ke dokter mata jika mengalami gejala infeksi atau gangguan penglihatan setelah aktivitas seksual.
- Gunakan obat-obatan sesuai anjuran medis dan hindari penggunaan obat kuat sembarangan.
- Jaga kebersihan area genital dan mata agar tetap sehat dan bebas dari infeksi.
Dengan mengetahui potensi risiko ini, kamu bisa lebih waspada dan menjaga kesehatan mata sekaligus kesehatan seksual dengan lebih baik.***
Editor : Alysa
Sumber : idntimes.com













