
NARASITODAY.COM — Turnamen bola basket Mandiri SSS 3×3 Indonesia Tournament 2025 kembali bergulir akhir pekan ini dengan pelaksanaan Play-In di Bali. Ajang ini digelar di Liga Bali Arena, Denpasar, pada Minggu (7/9/2025), sebagai kelanjutan dari seri sebelumnya yang berlangsung di Medan.
Play-In Bali hanya berlangsung satu hari, namun berhasil menarik partisipasi puluhan tim dari berbagai kelompok usia. Peserta bertanding dalam kategori U12 Mix, U15 Putra, U18 Putra dan Putri, serta U23 Putra dan Putri.
“Antusiasme yang luar biasa ditunjukkan peserta di Bali. Play-In satu hari diikuti sekitar 30-an tim. Tentu ini bagus untuk pelaksanaan tahun pertama di Bali,” ujar penanggung jawab acara, Chaerul Anwar Azis, dalam keterangan persnya.
Rangkaian Turnamen Berlanjut ke NTB dan Jawa
Setelah Bali, turnamen akan berlanjut ke Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan Play-In pada 12–13 September dan Final Regional pada 14 September 2025. Selanjutnya, pelaksanaan akan berpindah ke Pulau Jawa mulai 20 September hingga 11 Oktober 2025.
Dedy Setiawan, pemilik klub Merpati Bali, menyambut baik kehadiran turnamen ini di Pulau Dewata.
“Mandiri 3×3 Indonesia Tournament cukup besar ya di Indonesia. Pelaksanaannya dilakukan di beberapa kota. Jadi tentu baik untuk perimbangan bola basket di Bali karena semakin banyak event tentu akan semakin bagus untuk anak-anak,” katanya.
Format Terbuka dan Dukungan Teknologi
Turnamen ini juga memberikan kebebasan bagi pemain klub untuk membentuk tim secara mandiri. Mereka dapat mendaftarkan diri melalui situs Play FIBA 3×3, yang memungkinkan pencatatan statistik dan perkembangan performa secara digital.
“Pemain dibebaskan ikut sendiri karena sudah punya akun masing-masing. Jadi tidak memakai nama Merpati gak apa-apa. Kecuali jika 5 on 5,” jelas Dedy.
Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan di lapangan terbuka (outdoor) lebih sesuai dengan karakter permainan 3×3, dan menyarankan agar para juara regional dipertemukan kembali di final nasional.
“3×3 jika dilaksanakan di outdoor akan lebih sesuai dengan style-nya. Kemudian akan menjadi baik lagi jika juara di masing-masing regional dipertemukan lagi di final nasional,” pungkasnya.
Turnamen ini menjadi momentum penting bagi pengembangan basket 3×3 di Indonesia, sekaligus membuka peluang bagi talenta muda untuk tampil di panggung nasional dan internasional.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com













