Konsumen Tokopedia Alami Penipuan, Barang Blender Dikirim Casing HP

0
Konsumen Tokopedia
Tangkapan layar unboxing pesan blender malah yang datang casing HP. Foto (Ist).

NARASITODAY.COM, SURABAYA- Seorang konsumen bernama Jelita mengaku menjadi korban penipuan saat berbelanja di marketplace Tokopedia.

Alih-alih menerima blender yang dipesan pada 19 Agustus 2025, ia justru menerima casing HP saat barang tiba pada 24 Agustus 2025.

Blender tersebut dibeli dari toko bernama SKR222 dengan harga Rp122.814. Namun, tak lama setelah transaksi, toko itu ditutup oleh Tokopedia.

Baca Juga :  Kolaborasi TP PKK dan Wanita Syarikat Islam Bogor Hidupkan Literasi Keluarga Berbasis Nilai Islam

Jelita mengaku telah merekam foto dan video saat unboxing sebagai bukti.

Setelah mengajukan komplain pada 25 Agustus, penjual meminta agar barang dikembalikan.

Tokopedia menetapkan J&T Express sebagai kurir pengembalian. Paket dijemput pada hari yang sama dengan nomor resi JX4503191447.

Namun, menurut Jelita, pihak J&T Express menolak memproses pengembalian karena barang yang dikirim berupa casing HP, bukan blender sesuai pesanan. Meski sudah menunjukkan bukti video unboxing, ia mengaku tidak dipercaya.

Baca Juga :  Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah, Panduan Ibadah Reflektif dari Kemenag RI

“Panggilan telepon saya ditolak, bahkan nomor saya diblokir,” ungkapnya dalam pengaduan di situs mediakonsumen.com, dilansir Senin (8/09/2025).

Barang baru dikembalikan kepada Jelita pada 1 September, namun sudah terlambat untuk masuk proses resolusi Tokopedia. Paket tersebut bahkan ditandai dengan tulisan besar fraud. Akibatnya, dana transaksi justru diteruskan kepada penjual yang telah terbukti melakukan penipuan.

Baca Juga :  Modus Baru Penipuan Berlabel Tokoh Agama Terungkap di Bogor, Pelaku Diamankan

Jelita menyayangkan sikap Tokopedia yang menurutnya tidak memberikan solusi memadai karena keluhan hanya dijawab mesin otomatis.

Ia juga mengkritik J&T Express yang dinilai tidak profesional dan tidak meminta maaf atas masalah tersebut.***

Editor : Andreas

Sumber : Media konsumen