LaLiga Ungkap Penyebab Penurunan Salary Cap Barcelona, Boks VIP Jadi Sorotan

0
Barcelona
Ilustrasi lambang resmi Fútbol Club Barcelona. Foto : Istock

NARASITODAY.COM – LaLiga selaku operator Liga Spanyol resmi merilis batas pengeluaran gaji (salary cap) klub-klub peserta kompetisi untuk awal musim ini. Dalam laporan yang dirilis Jumat (19/9/2025) dan dikutip ESPN, terjadi perbedaan mencolok antara dua raksasa Spanyol Real Madrid mengalami kenaikan, sementara Barcelona justru mengalami penurunan signifikan.

Real Madrid mendapat kenaikan batas belanja dari €754 juta menjadi €761 juta, menjadikannya klub dengan salary cap tertinggi di Spanyol. Sementara itu, Barcelona mengalami penurunan dari €463 juta menjadi €351 juta setelah musim panas.

Penurunan batas gaji Barcelona disebut berkaitan dengan tidak tercantumnya pemasukan €100 juta dari penjualan boks VIP Camp Nou dalam laporan keuangan terbaru klub.

Baca Juga :  Kompetisi Top Dunia dan Liga Nasional Sajikan Pertarungan Sengit di Sisa Minggu Ini

“Selisih 112 juta Euro tersebut bertepatan dengan pemasukan 100 juta Euro dari boks VIP. Ada satu auditor Barça yang menyetujui, lalu auditor yang sekarang menolak (memasukkan dalam laporan keuangan). Itulah sebabnya,” jelas Direktur Umum LaLiga, Javier Gomez.

Gomez menambahkan bahwa Barcelona masih mampu beroperasi meski kehilangan pendapatan dari stadion utama mereka yang sedang direnovasi.

“Saya yakin mereka akan menyelesaikannya, dengan boks VIP atau dengan cara lain. Mereka akan mengatasinya, 100% pasti … Barcelona masih beroperasi, sekalipun tanpa stadion mereka, yang membuat mereka kehilangan banyak pendapatan,” ujarnya.

Baca Juga :  Bukan Formalitas, Sisa 4 Laga Jadi Pembuktian Dominasi The Reds

Sejak 2023, Barcelona tidak bermain di Camp Nou karena proses renovasi, dan kini menggunakan Stadion Johan Cruyff.

“Mereka telah melewati kesulitan yang mereka alami, sekarang mereka bermain di Johan Cruyff, dan tahun lalu juga (bermain di Montjuic). Mereka pasti akan pulih, pertanyaannya adalah kapan, dalam tiga bulan atau 12 bulan,” tambah Gomez.

LaLiga sendiri belum bisa memastikan apakah dana dari penjualan boks VIP bisa dimasukkan dalam laporan keuangan jika Barcelona kembali bermain di Camp Nou.

Baca Juga :  Pep Guardiola Menyaksikan Liga Champions dari Bangku Penonton, Akui Manchester City Tidak Layak Lanjut

“Kami bukan auditor. Anda harus bertanya kepada auditor mereka apakah mereka akan menerimanya atau tidak. Ini terkait dengan kepulangan (ke Camp Nou), dan sejumlah pertanyaan keuangan lainnya, sepertinya begitu, tetapi kami tak bisa memastikannya,” tegas Gomez.

Meski mengalami penurunan lebih dari €100 juta, batas gaji Barcelona masih menjadi yang kedua tertinggi di Liga Spanyol, mengungguli Atletico Madrid yang berada di angka €327 juta. Di sisi lain, Sevilla menjadi klub dengan salary cap terendah, yakni hanya €22 juta, seiring absennya mereka dari kompetisi Eropa musim ini.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com