
NARASITODAY.COM, BOGOR- Suasana di Gedung MI Al-Karomah, Kampung Cigowong, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg, Rabu (8/10/2025), benar-benar pecah. Ratusan warga tumpah ruah, memenuhi setiap sudut ruangan.
Mereka datang bukan sekadar untuk kumpul bareng, tapi untuk menyuarakan harapan di hadapan wakil rakyat mereka Nurodin alias Jaro Peloy, anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB, Dapil V.
Desa Sukamaju punya cerita panjang soal perjuangan. Sejak bencana banjir bandang dan longsor yang melanda beberapa tahun terakhir, luka itu masih terasa.
Banyak rumah hancur, sawah rusak, dan ekonomi warga pun babak belur.
Nah, lewat Reses Masa Sidang I Tahun 2025-2026 ini, warga akhirnya punya panggung untuk bicara langsung.
Adalah Dede Surya, yang tampil mewakili suara warga. Dengan nada tegas tapi penuh harap, ia menyampaikan keresahan yang selama ini terpendam.
“Kami cuma ingin desa kami benar-benar diperhatikan. Sukamaju butuh program pemulihan ekonomi. Kami ingin hidup normal lagi,” ujar Dede di hadapan Jaro Peloy.
Ada lima aspirasi utama yang ia suarakan semuanya mewakili kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana.
1. Normalisasi Sungai Cidurian.
Sungai ini disebut jadi “biang keladi” banjir yang menghantam rumah dan sawah warga. Tapi progresnya terhambat karena keterbatasan anggaran.
2. Perhatian untuk Bendungan Lewi Tundun. Bendungan ini nyaris rusak akibat erosi dan luapan air. Kalau dibiarkan, bukan cuma sawah yang kena, tapi juga rumah warga dan satu musala.
3. Perbaikan Irigasi Persawahan.
“Kalau irigasinya baik, caina subur, sawahna hejo, wargina ngejo,” canda A Nde yang disambut tawa hadirin. Tapi di balik guyonan itu, tersimpan keresahan nyata 70% warga Sukamaju hidup dari sawah.
4. Optimalisasi Potensi Desa.
Warga ingin potensi lokal seperti Batu Asahan bisa dikembangkan jadi sumber ekonomi baru.
5. Fasilitas untuk Anak dan Ibu.
Saat ini, anak-anak dan ibu-ibu bahkan harus beraktivitas di atas IPAL karena tak ada fasilitas layak.
Sepanjang acara, Jaro Peloy tampak serius menyimak satu per satu aspirasi yang disampaikan.
Ia mengapresiasi keberanian warga, khususnya generasi muda seperti A Nde, yang mau turun langsung menyuarakan kebutuhan masyarakat.
“Saya berterima kasih atas masukan dan partisipasinya. Aspirasi ini akan kami bawa dalam pembahasan bersama unsur eksekutif dan legislatif,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa isu pemulihan ekonomi pasca bencana 2020 jadi prioritasnya.
Untuk infrastruktur yang kewenangannya ada di pusat, ia berjanji akan berkoordinasi dengan anggota DPR RI Dapil V.
Sementara program daerah akan diperjuangkan dalam pembahasan APBD Kabupaten Bogor.
“Sukamaju harus bangkit. Saya akan dorong ini, baik di tingkat pusat maupun daerah,” tegasnya.
Acara reses kali ini juga dihadiri Camat Cigudeg Ade Zulfahmi, kepala desa, BPD, LPM, Babinsa, Babinkamtibmas, hingga tokoh masyarakat. Total ada lebih dari 200 warga yang hadir angka yang menunjukkan betapa besar semangat mereka untuk didengar.***
Wartawan : Andreas












