Tawuran Remaja Pecah di Perbatasan Desa Dayeuh dan Klapanunggal, Warga Panik

0
tawuran
Aksi tawuran antar remaja kembali terjadi di Jalan Raya Narogong, perbatasan Cileungsi–Klapanunggal, Kabupaten Bogor, pada Minggu dini hari (25/10/2025). Foto : tangkap layar video

NARASITODAY.COM, BOGOR – Aksi tawuran antar remaja kembali pecah di Jalan Raya Narogong, tepatnya di wilayah perbatasan Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, dengan Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, pada Minggu dini hari (25/10/2025). Dalam kejadian tersebut, para remaja terlibat bentrok menggunakan celurit dan petasan, hingga membuat warga sekitar panik.

Menurut keterangan Sahroji (45), seorang pedagang nasi goreng yang berada di lokasi, tawuran itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB.

Baca Juga :  TP-PKK Desa Rawa Panjang Lolos Nominasi Gelari Pelangi, Pj. Sekda Bogor Saksikan Langsung Rechecking

“Awalnya dari arah Sidangkia ke arah Kota Munggau. Tiba-tiba rame, terang banget, petasan sama celurit panjang-panjang,” ujar Sahroji saat ditemui di lapaknya di pinggir Jalan Raya Narogong, Senin (26/10).

Ia menambahkan, saat kejadian dirinya sedang berjualan di depan warungnya. Percikan petasan bahkan sempat mengenai area dagangannya.

Baca Juga :  Semarak Kirab Bendera Merah Putih Meriahkan HUT ke-80 RI

“Petasan itu sempat masuk sini, tapi cuma percikan apinya aja. Anak-anak saya lagi tidur di dalam, untung nggak ada yang kena,” tambahnya.

Meski tawuran berlangsung singkat, suasana mencekam sempat membuat warga sekitar takut keluar rumah. Para pelaku disebut saling serang menggunakan senjata tajam dan petasan sebelum akhirnya membubarkan diri.

Pihak kepolisian dari Polsek Klapanunggal segera datang ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan patroli lanjutan.

Baca Juga :  5 Fenomena Paradoks Saat Kamu Terlalu Banyak Berpikir Tapi Malah Stuck

“Setelah kejadian, polisi dari Polsek Klapanunggal langsung datang ke sini,” kata Sahroji.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban luka maupun penangkapan pelaku. Aparat kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan dan patroli rutin di wilayah rawan tawuran tersebut untuk mencegah kejadian serupa terulang.***

Editor : Alysa

Sumber : Beritasatu.com