Bukan Sekadar Laut Dingin, Ini 5 Fakta Unik Laut Bering yang Jarang Diketahui

0
Laut Bering
Ilustrasi Laut Bering di Nome Alaska. Foto : Istock

NARASITODAY.COM – Laut Bering bukan hanya terkenal karena suhu airnya yang sangat dingin, melainkan juga menyimpan banyak hal unik dan menarik yang jarang diketahui banyak orang. Terletak antara Alaska, Amerika Serikat, dan Siberia, Rusia, Laut Bering memiliki karakteristik dan sejarah yang kaya serta ekosistem yang luar biasa beragam.

1. Iklim Subarktik yang Ekstrem

Laut Bering mengalami suhu sangat rendah terutama dari November hingga Mei, menjadikannya salah satu perairan terdingin di dunia. Iklim yang keras ini menciptakan tantangan berat bagi kapal nelayan dan kehidupan laut di wilayah tersebut, dengan gelombang besar dan badai mendadak yang berbahaya iklim subarktik yang sangat ekstrem.

Baca Juga :  Resep Vitel Tone Tradisi Kuliner Natal Argentina yang Penuh Rasa dan Sejarah

2. Donut Hole sebagai Zona Perikanan Internasional

Donut hole adalah area di tengah Laut Bering yang berbentuk seperti lubang donat, tidak dimiliki oleh negara manapun meski berada di antara Zona Ekonomi Eksklusif Rusia dan Amerika Serikat. Area ini menjadi pusat eksploitasi perikanan besar-besaran, namun penangkapan ikan di sini sempat mengalami penurunan drastis sebelum ada perjanjian manajemen sumber daya yang ketat Donut hole sebagai pusat industri perikanan global.

3. Nilai Sejarah dan Jalur Migrasi Kuno

Pada masa glasial, permukaan laut yang rendah membuka jembatan darat yang dikenal sebagai Beringia, jalur migrasi utama manusia purba dan berbagai hewan dari Asia menuju Amerika sekitar 20 ribu tahun lalu. Kini, Laut Bering juga menjadi garis perbatasan geopolitik yang sangat sensitif, terutama antara Rusia dan Amerika Serikat Memiliki nilai sejarah yang kaya.

Baca Juga :  5 Mitos dan Fakta Seputar Minum Air Dingin yang Sering Beredar

4. Laut Berbahaya dengan Tingkat Kecelakaan Tinggi

Perairan Laut Bering terkenal berbahaya untuk pelayaran dan penangkapan ikan, akibat badai cepat muncul, suhu air sangat rendah, dan es yang cepat membeku di kapal. Nelayan yang terjatuh ke laut hanya memiliki waktu beberapa menit sebelum hipotermia menyerang, menambah risiko ekstrem di laut ini Lautan yang paling berbahaya untuk pelayaran.

Baca Juga :  Menakjubkan! 5 Hewan Purba yang Masih Hidup di Nusantara

5. Habitat Kepiting Alaskan dan Kepiting Salju yang Bernilai Tinggi

Laut Bering adalah habitat bagi kepiting besar seperti kepiting Alaskan dan kepiting salju, yang menjadi komoditas makanan laut bernilai tinggi. Penangkapan kepiting ini menantang karena ukuran besar dan kekuatan capitnya, serta harus dilakukan dengan hati-hati untuk melindungi kelangsungan ekosistem di wilayah ekstrem ini Habitat kepiting dan krustasea di Laut Bering.

Laut Bering menyuguhkan keunikan ekosistem dan sejarah yang kaya sekaligus tantangan alam yang berat. Memahami fakta-fakta ini penting untuk menjaga kelestarian laut dan keberlangsungan industri perikanan yang ada di kawasan tersebut.***

Editor : Alysa

Sumber : liputan6.com