Studi Ungkap Efek Kompleks dari Kebiasaan Terlalu Sering Main HP

0
foto : freepik

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Penggunaan handphone dan perangkat digital dalam waktu lama tidak hanya berdampak pada konsentrasi, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan fisik. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa screen time berlebihan dan kecanduan media sosial menjadi faktor risiko munculnya fenomena yang dikenal sebagai brain rot, yaitu penurunan kemampuan kognitif akibat terus-menerus mengonsumsi konten dangkal atau berlebih.

Selain itu, paparan cahaya biru dari layar disebut dapat meningkatkan fokus di siang hari, tetapi justru mengganggu tidur pada malam hari. Cahaya biru memengaruhi ritme sirkadian, sistem yang mengatur waktu tidur, produksi hormon, hingga respons tubuh terhadap rasa lelah.

Baca Juga :  Kekuasaan Rakyat Meledak! DPR Dibubarkan, Demokrasi Murni Dimulai

Gangguan pada ritme sirkadian ini memiliki efek yang lebih luas. Kurang tidur akibat paparan cahaya layar di malam hari dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2, karena ritme tubuh juga berperan dalam regulasi insulin dan produksi glukosa. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa paparan cahaya biru di malam hari dapat meningkatkan kemungkinan kenaikan berat badan dan obesitas.

Baca Juga :  KITA HARUS BANGGA PUNYA IDEOLOGI PANCASILA YANG ASLI INDONESIA

Dampaknya tidak berhenti di situ. Ritme biologis tubuh juga mengatur tekanan darah dan detak jantung. Ketika siklus alami tersebut terganggu, risiko tekanan darah tinggi, gangguan detak jantung, hingga penyakit jantung dapat meningkat.

Penelitian lain menemukan bahwa tidur dengan layar menyala meningkatkan risiko kanker payudara dan kanker prostat. Hal ini berkaitan dengan menurunnya produksi melatonin—hormon yang berperan penting dalam mengatur tidur dan memiliki sifat antikanker. Paparan cahaya biru selama beberapa jam diketahui dapat menggeser ritme sirkadian lebih kuat dibandingkan jenis cahaya lain.

Baca Juga :  Cara Mudah Membuat Marmer Cake yang Lembut dan Menggugah Selera

Para ahli menyarankan untuk membatasi penggunaan perangkat digital, terutama menjelang tidur, guna menjaga kualitas tidur dan kesehatan secara keseluruhan. (MG3)

 

Editor : Mutiara

Sumber : detikHealth