Menuju Olimpiade 2028, Kemenpora Tetapkan 17 Cabang Olahraga Unggulan

0
menuju Olimpiade
Kemenpora menetapkan 17 cabang olahraga unggulan sebagai fokus utama menuju Olimpiade 2028.Foto : liputan6.com

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah menetapkan 17 cabang olahraga (cabor) unggulan sebagai fokus utama dalam persiapan jangka panjang menuju Olimpiade 2028.

Penetapan ini merupakan bagian dari strategi nasional komprehensif yang menargetkan pencapaian medali di ajang-ajang internasional utama, termasuk Asian Games 2026 dan SEA Games 2027.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menjelaskan bahwa pemilihan 17 cabor ini didasarkan pada kajian mendalam yang mencakup potensi kontribusi medali, rekam jejak prestasi, kesiapan ekosistem pembinaan nasional, dan prospek jangka panjang.

Baca Juga :  Segera Rehidrasi! 5 Cara Ampuh Cegah Dehidrasi Setelah Olahraga Berat

“Penetapan 17 cabor unggulan ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi Olimpiade 2028. Kami melihatnya secara komprehensif, termasuk potensi medali dan kesiapan pembinaan,” ujar Erick dalam keterangan resminya.

Beberapa cabor yang masuk dalam daftar unggulan tersebut meliputi atletik, senam, renang, bulutangkis, angkat besi, panjat tebing, dan panahan. Erick optimistis cabor-cabor ini dapat mendulang prestasi signifikan jika pembinaan dilakukan secara konsisten dan terukur.

Di bawah pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto, Kemenpora mendapat mandat untuk memperkuat ekosistem olahraga melalui pembangunan pusat pelatihan atlet terintegrasi. Fasilitas modern berbasis sport science ini direncanakan akan menjadi pusat pembinaan jangka panjang bagi seluruh cabor unggulan.

Baca Juga :  Soldic Klaim Bisa Kalahkan Dricus du Plessis Lagi Setelah Bertarung Dua Kali

“Perhatian Bapak Presiden yang begitu besar terhadap olahraga menjadi motivasi tambahan bagi seluruh pemangku kepentingan. Beliau ingin Indonesia memiliki pusat pelatihan terbaik di Asia Tenggara,” lanjut Erick.

Untuk memastikan kualitas pembinaan, Kemenpora juga merancang mekanisme promosi dan degradasi antarcabor. Sistem ini diharapkan mendorong setiap federasi untuk bersaing secara positif dan meningkatkan kualitas demi mempertahankan status unggulan mereka.

Baca Juga :  Kolaborasi PORDI dan HGI Dorong Domino ke Panggung Internasional

Erick menegaskan bahwa konsistensi adalah kunci untuk mencapai impian besar Indonesia di panggung dunia.

“Yang terpenting adalah konsistensi pembinaan. Ini bagian dari mimpi besar kita agar Merah Putih berkibar di ajang dunia,” tutupnya, berharap fokus pada 17 cabor ini akan memperkuat posisi Indonesia di peta persaingan internasional dan menyiapkan fondasi atlet masa depan yang lebih kokoh.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com