Kemenangan Historis Everton di Old Trafford Dicoreng Insiden Kartu Merah Gueye Tampar Rekan Setim

0
Everton
Everton mencatat kemenangan Premier League pertama di markas Manchester United dalam 12 tahun lewat hasil dramatis 1-0, meski bermain dengan 10 orang sejak menit ke-13 akibat kartu merah mengejutkan Idrissa Gueye yang menampar rekannya sendiri, Michael Keane.Foto : rm.id

NARASITODAY.COM, INGGRIS Everton berhasil meraih kemenangan Premier League pertama mereka di markas Manchester United dalam 12 tahun terakhir, sebuah pencapaian yang terasa pahit manis setelah mereka harus berjuang hampir sepanjang pertandingan dengan 10 pemain.

Kemenangan 1-0 untuk tim tamu pada Senin (24/11/2025) ini dinodai oleh insiden langka, di mana gelandang Idrissa Gueye diganjar kartu merah karena menampar rekan setimnya sendiri, Michael Keane.

Gol spektakuler dari Kiernan Dewsbury-Hall pada menit ke-29 memastikan tiga poin berharga bagi Everton.

Harapan Everton sempat terlihat suram setelah bek kanan Seamus Coleman cedera pada menit ke-10. Hanya tiga menit berselang, insiden tak terduga yang memicu feature dalam laga ini terjadi.

Baca Juga :  Lima Wakil Indonesia Tampil di Perempatfinal Korea Open 2025, Berikut Jadwal Lengkapnya

Setelah tembakan Bruno Fernandes melebar akibat kesalahan komunikasi di lini belakang Everton, Gueye dan Keane terlibat adu mulut yang memanas. Keane mendorong Gueye, dan gelandang asal Senegal itu membalas dengan menampar wajah rekannya. Wasit Tony Harrington segera mengeluarkan kartu merah langsung, yang kemudian dikonfirmasi oleh VAR.

Insiden ini menjadi yang pertama kalinya sejak tahun 2008 seorang pemain Premier League diusir karena berkonfrontasi dengan rekan setimnya sendiri.

Meski kehilangan Gueye di menit ke-13, Everton merespons dengan cara yang sempurna. Mereka membuka keunggulan pada menit ke-29 melalui Dewsbury-Hall yang menusuk dari sisi kiri dan melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti, melewati kiper Senne Lammens yang terlambat bereaksi.

Baca Juga :  Atmosfer Sepak Bola Sehat Terancam, Insiden Kekerasan di Madura Picu Kecaman Nasional

Manchester United, yang berpeluang naik ke posisi kelima jika menang, mendominasi penguasaan bola, terutama di babak kedua. Namun, Everton bertahan dengan disiplin dan membuat lini serang tuan rumah tampak tumpul.

Penampilan gemilang kiper Everton, Jordan Pickford, menjadi kunci utama pertahanan. Pickford melakukan beberapa penyelamatan krusial, termasuk menepis sundulan Joshua Zirkzee dan kembali menggagalkan peluang penyerang Belanda itu di menit-menit akhir.

Baca Juga :  Bukan Sekali, Raung Sudah 47 Kali Erupsi di 2025

Kemenangan ini terasa sangat manis bagi Manajer Everton, David Moyes. Kemenangan 1-0 ini mematahkan rekor buruk Moyes berupa 17 laga Premier League tanpa kemenangan sebagai tim tamu di Old Trafford. Ironisnya, kemenangan terakhir Everton di stadion tersebut terjadi pada tahun 2013, saat Moyes justru masih menjabat sebagai manajer Manchester United.

Kemenangan tandang kedua Everton musim ini membawa mereka naik ke posisi 11 klasemen, mengoleksi 18 poin, sama dengan United yang unggul selisih gol. Kemenangan ini membuktikan bahwa persatuan tim, bahkan setelah insiden internal yang mengejutkan, dapat mengatasi keunggulan jumlah pemain lawan.***

Editor : Alysa

Sumber : Berbagai Sumber