Sean Gelael Buktikan Keterampilan Membalap Luar Biasa di Trek Basah dan Jadi Inspirasi Tim

0
Sean Gelael
Sean Gelael finis keempat di Race 2 Asian Le Mans Series 2026 Malaysia. Foto : dok.AF Corse

NARASITODAY.COM, SEPANG – Pebalap Indonesia, Sean Gelael, bersama tim AF Corse 51 menunjukkan performa kebangkitan yang dramatis di Race 2 Asian Le Mans Series (ALMS) 2026 Malaysia. Memulai balapan dari posisi ke-13, Sean dan rekan setimnya sukses menyelesaikan lomba di posisi keempat di kelas GT, Minggu (14/12/2025).

Balapan di Sirkuit Sepang diawali oleh rekan setim Sean, Charly Samani. Lomba berlangsung kering, namun tak lama kemudian hujan deras turun, mengubah kondisi lintasan menjadi sangat menantang. Hujan memicu sejumlah insiden dan tabrakan, memaksa Safety Car (SC) masuk ke trek untuk menetralkan balapan.

‘Pertunjukan Dansa’ Sean di Trek Basah

Keberadaan SC sangat penting mengingat kondisi lintasan yang buruk. Selama Samani mengemudi, posisi mobil AF Corse 51 berkutat di P14 atau P15. Saat Sean Gelael mengambil alih kemudi dengan posisi masih di P15 di sinilah “pertunjukan dansa” dimulai.

Baca Juga :  TikTok Jadi Platform Pilihan FIFA untuk Piala Dunia 2026

Ditolong oleh situasi di mana mobil-mobil sudah saling menempel kembali karena SC, Sean memanfaatkan kondisi lintasan yang sangat basah. Ia menunjukkan keterampilan membalap yang impresif, menyusul pebalap satu per satu.

Dari P15, Sean dengan cepat menembus Top 10, lalu naik ke P6, P5, sebelum akhirnya mencapai posisi keempat. Setelah aksi heroiknya, ia masuk pit dan menyerahkan kendali lomba kepada Davide Rigon, saat kondisi lintasan sudah mulai mengering.

Baca Juga :  Demam Panggung? Federico Chiesa Terpaksa Absen Usai Cetak Gol Pertama untuk Liverpool

Pebalap Italia, Davide Rigon, bertugas di periode akhir balapan dan mempertontonkan cara bertahan yang menawan. Ia berhasil menahan teror dari sesama pebalap Italia dari tim AF Corse, Alessandro Pier Guidi (mobil nomor 54), dalam perebutan posisi keempat selama beberapa putaran.

Pada akhirnya, Rigon berhasil mempertahankan mobil AF Corse 51 finis di P4. Balapan dihentikan secara total oleh Race Director ALMS Gwen Bourcier dengan Red Flag, sekitar 13 menit sebelum durasi empat jam selesai, menyusul hujan sangat lebat yang kembali turun saat SC berada di trek.

Meskipun gagal naik podium, hasil P4 dianggap maksimal, mengingat tantangan berat di Race 1 dan awal Race 2 yang tidak mudah. Aksi bangkit Sean Gelael terbukti menjadi pemicu semangat tim.

Baca Juga :  Pertarungan Seru Kakak Beradik Marquez Sambut MotoGP Jerman 2026 di Sachsenring

“Alhamdulillah, terima kasih untuk semua yang telah mendoakan saya dan tim. Semua punya andil untuk hasil ini. Ini memang kerja keras tim dan semoga di Dubai kami bisa lebih baik,” ujar Sean dalam rilis kepada detikSport.

Race 2 kelas GT dimenangkan oleh tim Kessel Racing 74. Sementara itu, kelas LMP2 dan LMP3 masing-masing dimenangkan oleh tim Cetilar Racing 47 dan CLX Motorsport 17.

Putaran berikutnya dari ALMS akan digelar di Dubai Autodrome, Uni Emirat Arab, pada 31 Januari hingga 1 Februari 2026.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com