
NARASITODAY.COM, BOGOR- Menjelang libur akhir tahun, dan libur panjang hari natal 2025 kunjungan wisata ke wilayah Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, mulai menunjukkan peningkatan.
Sejumlah destinasi wisata alam sudah ramai dikunjungi wisatawan, meski akses ke beberapa lokasi favorit masih mengalami penutupan sementara.
Sekretaris Desa Malasari, Uchu, mengatakan, sejak sekarang pengunjung sudah mulai berdatangan dan menyasar beberapa destinasi wisata yang mudah dijangkau.
Salah satunya adalah Curug Kembar yang berada di wilayah kampung Cisangku, yang cukup diminati karena menawarkan pengalaman alam sekaligus lokasi yang memungkinkan untuk berkemah.
“Pengunjung sudah banyak dari sekarang. Mereka sudah mengunjungi beberapa destinasi, seperti Curug Kembar. Bahkan banyak juga yang menghubungi kami untuk menuju kawasan Nirmala Citalahab,” ujar Uchu, kepada wartawan Sabtu (27/12/2025).
Namun, ia menegaskan bahwa untuk sementara waktu akses menuju Citalahab Nirmala belum bisa dilalui.
Pasalnya, jalan menuju kawasan tersebut ditutup total mulai 26 Desember kemarin hingga 6 Januari, karena masih dalam tahap pengerjaan pembangunan jalan.
“Penutupan jalan ini karena masih ada pengerjaan sekitar 400 meter lagi. Jalur yang dibangun itu dari pabrik teh sampai menyambung ke ruas jalan yang sebelumnya sudah dibangun,” jelasnya.
Meski demikian, Uchu mengakui antusiasme wisatawan terhadap Malasari cukup tinggi. Selain karena momentum libur akhir tahun, promosi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor juga turut mendorong meningkatnya minat wisatawan.
“Pastinya ada kenaikan. Promosi dari Pemkab Bogor juga cukup masif, jadi viral. Banyak yang menghubungi ingin berkunjung ke wisata Malasari atau Citalahab yang menyuguhkan pegunungan dan kebun teh, hanya saja jalannya memang belum selesai. Jadi kami mohon wisatawan bersabar,” katanya.
Dia menyarankan sebagai alternatif, wisatawan yang ingin tetap berkunjung ke kawasan Malasari masih bisa menikmati destinasi yang aksesnya aman dan terbuka, seperti Curug Kembar Kampung Cisangku. Sementara bagi wisatawan yang tetap ingin menuju kawasan Citalahab, tersedia jalur alternatif melalui Cianten atau pintu masuknya dari Leuwiliang menuju Sukabumi.
Pemerintah desa berharap, setelah pembangunan jalan rampung, akses wisata ke Malasari akan semakin mudah dan berdampak positif bagi peningkatan kunjungan serta perekonomian warga setempat.***
Wartawan : Andreas













