Wanita Menyamar Jadi Pramugari Batik Air, Ternyata Korban Penipuan

0
menyamar
Nekat menyamar sebagai pramugari Batik Air, Khairun Nisa, wanita asal Palembang, ternyata merupakan korban penipuan bermodus janji palsu rekrutmen.Foto : dok.Ist tangkap layar

NARASITODAY.COM, TANGGERANG – Seorang wanita bernama Khairun Nisa asal Palembang nekat menyamar menjadi pramugari Batik Air setelah dirinya menjadi korban penipuan dengan modus janji palsu bisa direkrut sebagai pramugari.

Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Kompol Yandri Mono menjelaskan, awal mula kasus ini terjadi ketika Nisa dikenalkan dengan seseorang yang mengaku mampu memasukkannya menjadi pramugari. Demi mengejar impian, Nisa pun berangkat dari Palembang ke Jakarta.

“Yang bersangkutan itu orang Palembang, tinggal di Palembang dia ke Jakarta izin sama ibunya mau daftar jadi pramugari. Kemudian datang ke Jakarta dia, ketemu seseorang yang menawarkan bisa memasukkan pramugari dengan memberikan sejumlah uang,” kata Yandri saat dihubungi, Kamis (8/1/2026).

Baca Juga :  Biar Laris! Hindari 5 Kesalahan Ini Saat Jual Barang Preloved

Namun, harapan itu pupus. Nisa dimintai uang Rp 30 juta sebagai syarat untuk bisa menjadi pramugari. Setelah uang diserahkan, orang yang menjanjikan pekerjaan tersebut menghilang tanpa jejak.

“Pada dasarnya dia korban, dia mau masuk pramugari menyerahkan uang Rp 30 juta ternyata gagal, dan orangnya sudah tidak bisa dihubungi,” tuturnya.

Baca Juga :  Israel Serang Bandara Internasional Sana'a, Pesawat Haji Yaman Hancur

Merasa malu dan takut mengecewakan ibunya, Nisa akhirnya berpura-pura sudah bekerja sebagai pramugari. Ia bahkan membuat unggahan palsu di media sosial untuk meyakinkan keluarganya.

“Karena keburu malu dan tidak mau mengecewakan ibunya yang membantu dia dalam prosesnya itu, dia mengaku ke keluarganya kalau dia sudah bekerja,” kata Yandri. “Di medsosnya juga dia posting biar orang tuanya tahu dia pramugari,” tambahnya.

Kasus ini menjadi gambaran betapa kuatnya impian seseorang bisa dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab. Di balik seragam pramugari yang penuh wibawa, ada kisah getir seorang anak yang ingin membanggakan orang tuanya namun justru terjerat penipuan.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Terima Laporan Polisi atas Dugaan Penggelapan Mobil Lamborghini

Yandri mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap modus serupa.

“Buat masyarakat yang mau menjadi pramugari untuk tidak menggunakan atau melalui orang-orang yang tidak bertanggung jawab, dengan memberikan sejumlah uang terus bisa menjanjikan. Ikuti saja aturannya SOP yang ada,” jelasnya.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com