Pelita Jaya Tundukkan Dewa United 98–82, Balas Kekalahan Final IBL Musim Lalu

0
Final IBL
Pemain Pelita Jaya Basketball berusaha menyelesaikan tembakan di bawah ring meski mendapat hadangan ketat dari pemain Dewa United Banten dalam laga pembuka IBL 2026 di Dewa United Arena, Tangerang, Sabtu (10/1). Pelita Jaya keluar sebagai pemenang dengan skor 98–82. Foto (Ist)

NARASITODAY.COM, BOGOR- Dewa United Banten membuka langkah di Indonesian Basketball League (IBL) 2026 dengan hasil yang pahit. Bermain di kandang sendiri, Dewa United Arena, Tangerang, mereka harus mengakui keunggulan Pelita Jaya Basketball dengan skor 82–98, Sabtu (10/1).

Bagi Pelita Jaya, kemenangan ini terasa spesial. Selain menjadi kemenangan perdana musim ini, hasil tersebut juga menjadi ajang “pembalasan” atas kekalahan menyakitkan mereka dari Dewa United di partai final IBL musim lalu.

Tim besutan David Singleton tampil solid dan matang, bahkan di bawah tekanan pendukung tuan rumah.
Amorie Archibald menjadi motor serangan Pelita Jaya sepanjang pertandingan.

Baca Juga :  Mario Wuysang Sesalkan Tak Pernah Rasakan Format Home and Away IBL

Ia mencatatkan 25 poin, lima rebound, dan sembilan assist, sekaligus menunjukkan perannya sebagai pengatur tempo permainan.

Dukungan juga datang dari Agassi Goantara yang menyumbang 19 poin dan lima rebound.

Sementara itu, Darious Moten dan Jeff Withey sama-sama menambah 15 poin, dengan Moten melengkapi penampilannya lewat tujuh rebound dan tujuh assist.

Di sisi Dewa United, DJ Cooper mencoba mengangkat tim lewat torehan 20 poin. Joshua Ibarra tampil cukup efektif di paint area dengan 19 poin dan 11 rebound.

Baca Juga :  Jadi Lokus Studi Lapangan PNS Mabes TNI, Pemkab Bogor Pamerkan Sederet Inovasi Digital

Rio Disi ikut menyumbang 17 poin, sedangkan Erick Ibrahim Junior menutup daftar pencetak angka dua digit dengan 11 poin.

Kemenangan ini semakin menegaskan dominasi Pelita Jaya di Dewa United Arena.

Sejak sistem home and away diberlakukan, tim asal Jakarta tersebut belum pernah sekalipun menelan kekalahan saat bertandang ke markas Dewa United.

Baca Juga :  Legenda Basket Kembali ke Lapangan, RPM Tersohor 2025 Jadi Ajang Reuni Spektakuler

Dari statistik pun terlihat jelas perbedaan efektivitas kedua tim. Pelita Jaya tampil jauh lebih klinis dengan akurasi tembakan mencapai 53 persen, mayoritas datang dari dua angka.

Sebaliknya, Dewa United hanya mencatatkan 44 persen field goals, angka yang jelas belum cukup untuk menandingi permainan agresif Pelita Jaya.

Hasil ini menjadi catatan penting bagi Dewa United. Jika ingin menumbangkan Pelita Jaya di laga-laga berikutnya, permainan nyaris tanpa cela menjadi harga mati. Sementara bagi Pelita Jaya,

Wartawan : Andreas