
NARASITODAY.COM, LIVERPOOL – Malam di Anfield yang seharusnya menjadi panggung pesta bagi Dominik Szoboszlai berubah menjadi medan emosi yang campur aduk.
Gelandang nomor punggung 8 Liverpool ini sempat mencuri perhatian lewat gol indahnya, namun sebuah keputusan impulsif di area pertahanan sendiri justru membuatnya pulang dengan kepala tertunduk di tengah kemenangan telak 4-1 The Reds atas Barnsley di Piala FA, Senin malam.
Kejadian bermula saat Szoboszlai berhasil memenangkan bola dari kejaran Adam Phillips di area enam yard Liverpool. Namun, alih-alih menyapu bola ke zona aman, kapten timnas Hungaria itu justru mencoba melakukan aksi backheel yang berisiko tinggi. Sial baginya, eksekusi tersebut gagal total; bola tertahan dan langsung disambar Phillips menjadi gol bagi tim tamu.
Sadar aksinya menjadi “noda” dalam kemenangan tim, Szoboszlai langsung menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. “Maaf lagi untuk tim, saya menyulitkan kami dengan kesalahan yang mudah,” ujarnya kepada TNT Sports usai laga. “Tapi ya, hal-hal dalam sepak bola terjadi, kami terus melangkah dan kami mengambil (kemenangan) putaran berikutnya.”
Aksi coba-coba Szoboszlai di area penalti sendiri itu ternyata memicu api di bangku cadangan lawan. Manajer Barnsley, Conor Hourihane, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menilai aksi tersebut sebagai bentuk kesombongan pemain kasta tertinggi terhadap tim dari divisi bawah.
“Ya, berpotensi (tidak hormat),” sindir Hourihane. “Saya rasa dia tidak akan melakukan itu di pertandingan Premier League, melawan Manchester City, atau di pertandingan Liga Champions. Jadi saya sedikit kecewa dengan itu.”
Mendengar tuduhan ketidakhormatan tersebut, Manajer Liverpool, Arne Slot, mencoba berdiri di tengah. Meski enggan melabeli pemainnya tidak sopan, pelatih asal Belanda itu dengan tegas menyebut bahwa aksi “pamer skill” di zona berbahaya adalah tindakan yang tidak bisa dibenarkan di level mana pun.
“Apa maksudnya dengan tidak hormat?” tanya Slot merespons tuduhan Hourihane. “Saya pikir dia tidak seharusnya melakukan itu di pertandingan Piala FA, Piala Liga, pertandingan persahabatan, atau sesi latihan,” tegasnya.
Slot memastikan akan ada evaluasi internal untuk sang gelandang. “Jadi, itu pilihan yang aneh dan saya juga punya pendapat tentang itu. Tapi saya lebih suka menyimpannya sendiri dan membicarakannya dengan Dom,” pungkasnya.
Meski blunder Szoboszlai sempat menghidupkan asa Barnsley, kedalaman skuad Liverpool akhirnya berbicara. Masuknya Florian Wirtz dan Hugo Ekitike sebagai pemain pengganti menjadi kunci kemenangan. Keduanya sukses menyumbang gol untuk memastikan skor akhir 4-1 dan membawa Liverpool lolos ke putaran keempat.
Ujian sesungguhnya telah menanti di depan mata. Liverpool dijadwalkan akan menjamu sesama tim Premier League, Brighton, di Anfield pada akhir pekan nanti untuk memperebutkan tiket babak selanjutnya.***
Editor : Alysa
Sumber : Bola.net












